Kota Malang
Selama Ramadan Menu MBG di Kota Malang Beralih ke Menu Kering Siap Santap

Memontum Kota Malang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang dipastikan tetap berjalan selama Bulan Ramadan. Namun, ada sejumlah penyesuaian teknis yang harus dilakukan. Hal itu, dikatakan Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Malang, Muhammad Athoillah.
Pria yang akrab disapa Atho, itu menjelaskan bahwa distribusi untuk siswa menggunakan menu siap santap. Yakni, dikemas dalam bentuk makanan kering agar tahan hingga waktu berbuka.
“Pengiriman tetap dilakukan setiap hari seperti biasa. Namun, jenis makanan disesuaikan agar tidak mudah basi. Menu kering tersebut tetap memenuhi unsur gizi, termasuk karbohidrat dan buah utuh (bukan buah potong). Sumber karbohidrat dapat berasal dari roti atau makanan sejenis, sementara lauk bisa berupa telur, abon, atau kacang-kacangan. Kurma bersifat opsional,” jelasnya, Rabu (18/02/2026) tadi.
Atho juga menegaskan, bahwa penyediaan menu tidak boleh menggunakan pihak tertentu yang tidak memberdayakan pelaku usaha lokal. Sehingga, dalam program ini tetap mengutamakan UMKM sebagai mitra penyedia makanan.
Baca juga :
“Jadi tetap mengutamakan UMKM sebagai mitra dalam penyediaan makanan MBG ini,” katanya.
Sementara itu, untuk kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil dan ibu menyusui, pendistribusian tetap menggunakan menu basah seperti biasa. Itu karena, sebagian besar penerima dalam kelompok tersebut tidak menjalankan puasa.
“Begitu juga dengan wilayah yang mayoritas tidak berpuasa juga disesuaikan. Untuk SPPG yang berada di pondok, makanan dimasak pada siang hari dan dibagikan saat waktu berbuka puasa,” ucapnya.
Pada masa libur awal Ramadan, penyaluran MBG untuk siswa sempat dihentikan sementara, sedangkan program untuk kelompok 3B tetap berjalan. Penyaluran untuk seluruh sasaran, baik siswa maupun 3B dijadwalkan kembali serentak mulai Senin, 23 Februari.
“Jadi untuk seminggu ini siswanya libur dulu dan MBG nya di stop sementara,” imbuhnya. (rsy/sit)












