Probolinggo
Asik Nongkrong, Lha Kok Dibacok Begundal

Memontum Probolinggo—-Tidak ada angin tidak ada hujan, asik nongkrong dan bercanda dengan temannya, dua pemuda ini tiba-tiba berkelahi dengan berakhir pembacokan. Dari perkelahian dan pembacokan tersebut, Mohamad Toha (22) warga Dusun Kolor, Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo mengalami luka bacok yang cukup serius.
Sedangkan pelaku pembacokan yang mssih teman korban, Niman (22), warga Dusun Sengon, RT 10/RW 3, Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Sumberasih, langsung di gelandang ke polres Probolinggo Kota dengan barang bukti sanjata tajam berupa celurit.

Kronologis kejadian pembacokan tersebut bermula dari keduanya asyik ngopi di salah satu warung di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Wonomerto. Mereka berdua saling kenal dan bercanda, nah dari candaan tersebut yang menurut pelaku kelewat batas, membuatnya jadi tersinggung.
“Awalnya bercanda, tapi candaannya kelewatan. Spontan saya emosi, dia juga nantang saya carok. Ya saya ladeni mas,” Terang Niman.
Karena merasa ditantang olrh korban, Neman langsung keluar mengambil celurit dan kembali ke warung lalu langsung menyabetkan celuritnya ke korban. Korban pun menderita empat luka bacok. Masing-masing bagian lengan kiri, tangan kiri, leher, dan dada.
Sementara Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, mengatakan bahwa pelaku pembacokan tersebut dapat diamankan pada hari itu juga.
“Dari kejadian ini berawal dari bercanda dan salah satunya tidak terima. Pelaku tidak terima diolok-olok korban hingga terjadilah pembacokan,” Jelas Alfian.
“Dari krjadian ini pelaku bisa dikenakan hukuman penjara paling lama delapan tahun penjara,” Tambahnya.
Untuk korban pembacokan sendiri masih di RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo, untuk mendapatkan prrawatan medis dari luka bacok yang menimpanya. (Pix/yan).











