Lamongan

Buka Manasik Haji untuk 1.574 CJH Lamongan, Bupati Yuhronur Ingatkan Kesehatan dan Kesabaran

Diterbitkan

-

Buka Manasik Haji untuk 1.574 CJH Lamongan, Bupati Yuhronur Ingatkan Kesehatan dan Kesabaran

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka kegiatan manasik haji yang diselenggarakan Kementerian Agama Kabupaten Lamongan di Masjid Namira, Minggu (14/05/2023) tadi. Pelaksanaan manasik haji ini digelar, sebagai bekal pemantapan ibadah haji tahun ini, yang nantinya akan diikuti sebanyak 1.574 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lamongan.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Samsuri, mengatakan bahwa kegiatan yang nantinya berlangsung selama dua hari atau 14 hingga 15 Mei, akan diikuti 1.574 jamaah yang masih didominasi CJH tahun pemberangkatan 2020, 2021 dan 2022 yang tertunda akibat pandemi Covid-19. “Porsi jamaah haji Kabupaten Lamongan tahun ini, sejumlah 1.626. Dimana, terdiri dari lunas tunda tahun 2020-2022 (karena Covid-19) dan porsi 2023 sejumlah 1.553 ditambah 73 jamaah Program Prioritas Lansia. Namun berjalannya waktu, yang melunasi sejumlah 1.574 dan tidak lunas 52,” urai Samsuri.

Untuk memantau kesehatan para jamaah haji yang direncanakan berangkat, ujarnya, 1 Juni 2023 pihaknya akan turut memberangkatkan 28 petugas haji yang terdiri dari petugas kloter, petugas kesehatan, pembimbing ibadah dan KBIHU. “Insyaallah CJH dari Lamongan terbagi jadi 3 kloter yakni kloter 19, 20 dan 21 yang direncanakan masuk asrama haji tanggal 30 Mei 2023 dan berangkat tanggal 1 Juni 2023. Kami juga akan memberangkatkan 28 petugas haji yang terdiri dari Nakes, petugas kloter hingga pembimbing ibadah yang akan mendampingi para jemaah selama di sana,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat membuka manasik haji menyampaikan bahwa ibadah haji termasuk juga harus menjaga ketahanan. Baik itu ketahanan fisik maupun ketahanan psikis, karena dibutuhkan kesabaran yang sangat luar biasa. Untuk itu, diharapkan CJH bisa mengikuti dengan baik pembekalan yang disampaikan.

Advertisement

Baca juga :

“Kita bersama berkumpul untuk melaksanakan manasik haji di Masjid Namira. Selain tata cara ibadah haji yang benar, juga diperlukan persiapan mental, jasmani dan rohani. Karena, situasi di sana cuacanya berbeda dengan Indonesia. Begitu juga keadaan dan budaya di sana. Banyak perubahan di sana seiring digitalisasi, sehingga nanti ketika diberi penjelasan untuk dimengerti. Sehingga saat pelaksanaan haji mengerti dan ibadah hajinya berjalan lancar,” kata Bupati Yuhronur.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lamongan juga menitipkan doa dan harapan agar dalam menjalankan roda pemerintahan, senantiasa diberi petunjuk Allah SWT. Sehingga, mampu dan lancar mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan.

Dirinya juga mendoakan para jamaah haji, diberi kelancaran dalam perjalanan dan pulang menjadi haji yang mabrur. “Ibadah haji merupakan panggilan dari Allah SWT. Kami doakan perjalanan bapak-ibu semua lancar dan pulang menjadi haji mambrur,” tambahnya.

Mengusung tagline ‘Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia’, dalam perjalanan haji tahun ini terdapat jamaah haji tertua yang berusia 98 tahun atas nama Syukur bin Idin alamat Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Termasuk, jamaah termuda berusia 20 tahun, atas nama Akbar Nur Husni Ardhi bin Jakfar Makruf Arjono warga Jalan Kinameng Arofah 10 Sidokumpul, Kabupaten Lamongan. (zen/gie)

Advertisement
Advertisement
Lewat ke baris perkakas