Jember

Bupati Jember Pastikan Keluhan Masyarakat Diintegrasi dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Diterbitkan

-

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (pemkab for memontum)

Memontum Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk tidak sekadar menampung keluhan masyarakat, melainkan mengintegrasikannya ke dalam perencanaan pembangunan daerah secara nyata. Penegasan ini disampaikan, saat bupati melakukan pertemuan bersama Kader Posyandu dan Pengurus RT/RW, dalam rangkaian kegiatan Program Bupati Menyapa Desa dan Warga (Bunga Desaku) di Lapangan Kejayan, Kecamatan Mayang, Rabu (22/07/2026) tadi.

Dalam momen Bunga Desaku itu, Bupati Fawait melakukan serap aspirasi langsung berbagai kebutuhan warga di tingkat akar rumput. Dirinya menjelaskan, bahwa seluruh masukan yang disampaikan oleh perwakilan kader Posyandu, pengurus RT, maupun RW dicatat secara sistematis melalui notulensi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

Langkah ini dilakukan, tambah Bupati, agar setiap kebutuhan warga memiliki kepastian tindak lanjut. “Setiap OPD terkait yang menjalankan program ini, mencatat notulensi sebagai masukan dalam proses perencanaan pembangunan. Ada masalah yang bisa diselesaikan dalam jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang,” ujar Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.

Baca juga :

Advertisement

Menjawab kekhawatiran mengenai keberlanjutan usulan warga agar tidak berhenti saat kunjungan, Bupati Jember memaparkan penanganan berdasarkan kategori masalah. Pertama, layanan dasar dan administrasi yang meliputi perbaikan akses pengobatan gratis, pengurusan KTP, Program Peta Cinta, hingga beasiswa.

“Hasil dari evaluasi kunjungan sebelumnya, kini sudah mulai berjalan dan menunjukkan perbaikan,” papar Gus Fawait.

Infrastruktur dan penerangan jalan (Jangka menengah-panjang), tambah Bupati, usulan seperti perbaikan jalan dan penerangan jalan umum (PJU) yang masuk tahun ini, akan diklasifikasikan berdasarkan skala prioritas untuk direalisasikan pada anggaran tahun berikutnya. Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga meminta para kader Posyandu serta pengurus RT/RW untuk lebih aktif mengedukasi warga mengenai program-program Pemkab Jember yang sudah berjalan. Menurutnya, masih ada sebagian masyarakat yang belum mengetahui hak mereka, seperti layanan pengobatan gratis.

Selain fungsi pelayanan publik dan pengendalian inflasi melalui pembagian Sembako, kehadiran seluruh jajaran birokrasi Pemkab Jember di desa-desa bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya. “Walaupun masyarakat tinggal di desa, mereka harus merasa bahwa pemimpinnya hadir di tengah-tengah mereka, menyapa langsung, dan mendengar apa yang mereka butuhkan,” tambahnya. (rio/gie/adv)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas