Kota Malang

Wali Kota Malang Dorong Dewan Pendidikan Perkuat Pencegahan Bullying di Lingkungan Sekolah

Diterbitkan

-

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menaruh perhatian serius terhadap upaya pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Hal itu menjadi salah satu tugas, yang diharapkan dapat dikawal Dewan Pendidikan Kota Malang periode 2026-2030 yang baru dikukuhkan, Kamis (23/07/2026) tadi.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Dewan Pendidikan yang beranggotakan berbagai unsur diharapkan mampu memberikan masukan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. “Salah satunya terkait perlindungan anak, bullying dan hal-hal lain yang dapat memengaruhi dunia pendidikan di Kota Malang. Kami berharap semuanya bisa berjalan bersama untuk menekan persoalan tersebut,” ujar Wali Kota Wahyu.

Bahkan, sebelum Menteri Pendidikan mengeluarkan kebijakan, menurutnya Pemkot Malang telah lebih dahulu mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai penggunaan gadget di lingkungan sekolah. Tentu hal itu untuk mengantisipasi terhadap dampak negatif yang dapat memicu persoalan perlindungan anak.

“Itu salah satu langkah antisipasi karena banyak hal yang kurang baik bisa dipicu dari penggunaan gadget yang tidak terkontrol,” tambahnya.

Advertisement

Baca juga :

Selain itu, Wali Kota Wahyu juga meminta para guru tidak hanya melakukan pengawasan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi peserta didik di luar lingkungan sekolah. “Saya minta guru lebih ekstra melakukan pengawasan. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga ikut memperhatikan kondisi anak di luar sekolah karena lingkungan sekitar juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya kekerasan terhadap anak,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan, program Ayah Mengantar Sekolah yang sebelumnya dilakukan, juga menjadi salah satu upaya untuk memperkuat perlindungan anak. Sebab, keterlibatan orang tua sejak awal aktivitas sekolah diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan anak dengan keluarga.

“Program Ayah Mengantar Sekolah menjadi salah satu harapan agar anak-anak tetap terlindungi. Peran keluarga sangat penting dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak,” imbuh Wali Kota Wahyu. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas