Kota Malang
Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan

Memontum Kota Malang – Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC).
Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa orang biasa pun bisa terlihat cantik dan percaya diri memakai produk yang saya buat ini,” ujar Dino, Sabtu (21/02/2026) tadi.
Dalam pengenalan itu, dua petugas kebersihan diajak mengikuti sesi makeover dan pemotretan mengenakan gamis bordir dan tas makram. Konten tersebut, kemudian dipublikasikan melalui media sosial.
Baca juga :
Menurut Dino, penggunaan model profesional sering menimbulkan persepsi bahwa pakaian terlihat bagus karena dikenakan oleh figur tertentu. “Kalau artis yang pakai, orang berpikir ya wajar bagus. Tapi kalau orang biasa saja terlihat bagus, berarti semua orang pastinya bisa,” ucapnya.
Strategi tersebut ternyata terbukti efektif. Setelah konten makeover dirilis, pesanan mulai berdatangan, termasuk pembelian paket untuk satu keluarga. Selain berdampak pada penjualan, kolaborasi ini juga memberi ruang apresiasi bagi pekerja sektor informal yang jarang mendapat sorotan.
“Harapannya bukan hanya jualan, tapi juga memberi inspirasi,” tambahnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Dasilva Batik juga pernah melakukan konsep serupa dengan mengajak seorang tukang becak, sebagai model untuk produk jaket batik andalannya. Respons positif dari masyarakat saat itu, menjadi motivasi bagi Dino untuk terus menghadirkan kampanye yang lebih membumi, dengan melibatkan figur-figur dari kalangan masyarakat biasa sebagai wajah produknya. (rsy/sit)












