Connect with us

SEKITAR KITA

Desa Kendalbulur Tulungagung Masuk 10 Besar Lomba, Ketua TP PKK Provinsi Jatim Puji Layanan Terintegrasi

Diterbitkan

||

Desa Kendalbulur Tulungagung Masuk 10 Besar Lomba, Ketua TP PKK Provinsi Jatim Puji Layanan Terintegrasi

Memontum Tulungagung – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, memuji integrasi pemerintah desa di wilayah Kabupaten Tulungagung. Hal tersebut diungkapkan, saat dirinya bersama Tim Penilai Lomba Desa dan Lomba Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, mengunjungi Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulunggung.

Dalam kesempatan itu, Arumi Bachsin merasa senang dengan banyak inovasi yang telah didapatkan oleh desa tersebut. Bahkan, dibuktikan juga dengan serangkaian prestasi yang didapatkan. Yang paling menonjol, menurutnya adalah terintegrasinya antara pelayanan desa dan juga pelayanan masyarakat.

“Kita lihat ada PAUD dan Posyandu juga tidak jauh. Saya lihat desanya dan profilnya, saya yakin sudah di atas standar,” ungkap Arumi Bachsin, Kamis (23/06/2022).

Arumi menambahkan, saat ini sudah pada tahap penilaian lomba, penilaian lapang dan itu awalnya dari 8.000 sekian desa. Penilaian lapang sudah memasuki tahapan dan hanya enam desa dari kabupaten dan empat kelurahan dari empat kota.

Selama di Tulungagung, rombongan juga mengunjungi wisata yang dikelola oleh Pemdes yaitu ‘Nangkula Park’. Selanjutnya, juga meninjau langsung ke Desa Tanggap dan Desa Tangguh Bencana yang berada di Desa Macanbang Kecamatan.

“Mumpung di sini, saya diajak ke desa tanggap dan desa tangguh bencana,” bebernya.

Baca juga :

Istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak ini mengaku, untuk penilaian hari ini digabung secara teknis. Karena ada tolak ukur dari penilaian desa dan Tim Penggerak PKK.

“Mudah-mudahan Kendalbulur ini bisa. Karena, punya track record yang bagus dan mudah-mudahan mendapat prestasi,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, ada satu hal baik dari TP PKK dari tingkat desa, dimana lomba desa dan lomba 10 program pokok PKK disatukan. Karena biasanya atau di tahun sebelumnya, itu dijalankan secara terpisah, sehingga pemenangnya terkadang terpisah.

Hal tersebut, terang Arumi, tentu cukup sangsi. Karena, ketika menang lomba desa, maka belum tentu PKKnya menang. Begitu pula, dengan sebaliknya. Akhirnya, tim koordinasi kerja sama daerah dan TP PKK ada wacana disatukan lomba tersebut.

“Logikanya begini, kalau desa yang bagus pasti berkat support PKK juga dan sebaliknya. Keberhasilan kita di TP PKK, adalah bagaimana kita sebagai mitra pemerintah bisa kita jalankan dan itu semaksimal mungkin,” terangnya.

Senada, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, mengungkapkan bahwa pelaksanaan yang diikuti desanya bukan seremonial lomba belaka. Tetapi, desa bisa terintegrasi secara bagus semua.

“Akan menjadi sebuah kenyataan, jika kita semua akan terintegrasi dengan semua sektor,” ungkap Maryoto Birowo. (jaz/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.