Kota Malang

Disporapar Catat Kunjungan Wisatawan di Kota Malang Tahun 2024 Capai 3,1 Juta

Diterbitkan

-

WISATA: Kampung wisata Kayutangan Heritage Kota Malang saat dikunjungi wisatawan. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Kunjungan wisatawan di Kota Malang pada tahun 2024 mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, telah melampaui dari target yang telah ditetapkan oleh Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa di tahun 2024 kunjungan tersebut telah mencapai 3,1 juta wisatawan, dari yang sebelumnya ditargetkan hanya 3 juta wisatawan saja. Angka tersebut menurutnya berdasarkan laporan dari masing-masing kampung tematik di Kota Malang.

“Alhamdulillah tahun 2024 terkait dengan kunjungan wisata baik dari mancanegara, wisatawan domestik yang ke Kota Malang ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kurang lebih capaiannya 103 persen dan itu bisa kita lihat, kita rasakan pada saat libur Nataru sampai dengan akhir tahun kemarin,” kata Baihaqi, Kamis (09/01/2024) tadi.

Menurutnya, Kota Malang hanya mengandalkan destinasi wisata tematik sebagai daya tarik utama, seperti Kampung Kayutangan, Kampung Tridi, Kampung Warna-Warni, serta kawasan Alun-Alun Merdeka. Tempat-tempat tersebut terus menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati keunikan dan keindahan Kota Malang.

Advertisement

Baca juga :

“Di Kota Malang ini memang hanya mengandalkan tempat-tempat wisata kampung tematik, karena tidak mempunyai wisata alam atau pun wisata buatan lainnya,” ujarnya.

Namun, Baihaqi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berpuas diri dengan capaian tersebut. Disporapar Kota Malang berkomitmen untuk memperkuat potensi kampung tematik melalui berbagai langkah strategis, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola, penguatan branding, perbaikan tata kelola dan dukungan terhadap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Kami terus menguatkan kampung tematik yang menjadi tujuan utama wisatawan. Sarana dan prasarana pendukung juga akan kami tingkatkan agar wisatawan semakin nyaman,” tambahnya.

Selain itu, tahun 2025 ini menjadi momen penting bagi Kota Malang yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Baihaqi berharap dalam gelaran tersebut nantinya tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata Kota Malang kepada para atlet, pengunjung dan penonton.

Advertisement

“Porprov 2025 adalah peluang besar. Kami ingin tamu-tamu yang datang, selain menikmati pertandingan, juga bisa berwisata ke kampung tematik dan taman-taman indah di Kota Malang,” imbuh Baihaqi. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas