Pasuruan

Apresiasi Panen Raya Beras Sehat, Pj Bupati Pasuruan Turut Promosikan Kekayaan Ragam Potensi Pertanian

Diterbitkan

-

PANEN: Momen pelaksanaan panen raya beras sehat di Pasuruan. (pemkab for memontum)

Memontum Pasuruan – Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, mengapresiasi upaya Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Khususnya, dalam rangka meningkatkan produktivitas pangan. Pernyataan itu, disampaikannya dalam agenda Panen Raya Beras Sehat di Lahan Padi Binaan LPPNU Kabupaten Pasuruan yang berlokasi di Dusun Suketi, Desa Kejayan, Kecamatan Kejayan, Kamis (09/01/2025) tadi.

Dalam pelaksanaan yang turut dihadiri Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Pasuruan terpilih, Sobih Asrori, Pj Bupati juga menyampaikan beberapa hal penting. Diantaranya, bahwa produk pangan yang hari ini dipanen bersama memiliki prospek yang bagus ke depan. Sehingga, diharapkan dapat terus dikembangkan.

“Hari ini kita hadir di sini untuk Panen Raya Padi Sehat LPPNU dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Ini dalam rangka mendukung programnya Presiden Prabowo yakni program makan siang bergizi gratis. Tambahannya, hasil panen produk pertanian di sini adalah beras sehat,” kata Pj Bupati Pasuruan.

Masih di momen yang sama, Pj Bupati Nurkholis tidak lupa juga mempromosikan kekayaan ragam potensi pertanian Kabupaten Pasuruan, selain tanaman pangan. Diantaranya, seperti Buah Durian, tanaman hortikultura unggulan yang banyak dibudidayakan di beberapa Kecamatan. Seperti di Kecamatan Pasrepan, Lumbang, Puspo, Tutur, Purwodadi Purwosari dan Kecamatan Prigen.

Advertisement

“Di akhir bulan ada dua event yang sama-sama bagus. Pertama, ada Festival Durian di Rest Area Kecamatan Pasrepan. Kedua, Kenduri Durian di Desa Kronto Kecamatan Lumbang. Maturnuwun rawuhipun Bu Khofifah,” jelasnya.

Baca juga :

Rencananya, event Festival dan Tumpeng Durian akan digelar di Rest Area Pasrepan pada tanggal 25 hingga 26 Januari 2025. Sedikitnya, akan diikuti 17 desa di Kecamatan Pasrepan dengan masing-masing hasil duriannya. Sebut saja Kasmin, Karim, Bawor dan Mrico yang dibudidayakan di Desa Tempuran, Ampelsari, Pohgedang, Mangguhan, Ngantungan, Nggalih, Klakah, Sibon, Petung, Lemahbang dan Tambakrejo. Tidak terkecuali di Desa Jogorepuh, Pohgading dan Rejosalam, Pasrepan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah, dalam sambutannya meyakini jika produk inovasi pertanian yang diinisiasi LPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut bermanfaat untuk masyarakat. Utamanya, dalam menyediakan bahan pangan sehat dan berkualitas. Sekaligus, memberikan nilai keekonomian tersendiri bagi para petani, khususnya yang selama ini telah mengembangkannya.  

“Ini akan kita panen bersama produk padi dengan menggunakan probiotik yang menurut informasinya low carbo dan low callories. Insyaallah akan membuat kita sehat. Mudah-mudahan yang menjadi ikhtiar LPPNU dan PWNU adalah ikhtiar yang dibutuhkan dunia. Bahwa, tren makanan ke depannya adalah makanan yang sehat. Dan inisiasi itu datangnya dari Kabupaten Pasuruan. Alhamdulillah, matur nuwun semuanya dan semoga sukses serta barokah,” tambahnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, mengatakan jika lokasi Panen Raya Beras Sehat dilakukan di areal sawah milik warga Desa Kejayan, Mahmud, yang berhasil membudidayakan Padi varietas Inpari 32. Ditanam di atas lahan 5 ribu meter persegi sejak tanggal 2 Oktober 2024, pemupukan tanaman menggunakan Bio Joss atau pupuk hayati LPPNU dan Asam Amino. Praktis, ini mampu memangkas penggunaan pupuk kimia jenis Urea dan Ponska yang sebelumnya banyak digunakan. Sehingga, menghasilkan padi sehat setara organik. (pro/pas/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas