Kota Batu
DPUBM Kota Batu Segera Pasang Kawat Bronjong Guna Antispasi Longsor di Lokasi Jembatan Sukorame Gunungsari

Memontum Kota Batu – Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan yang terjadi di Jembatan Sukorame, Desa Gunungsari, Kecamatan/Kota Batu, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kota Batu, melakukan penguatan tanah dan segera memasang kawat bronjong.
Kepala Bagian DPUBM Kota Batu, Eko Setiawan, menyampaikan bahwa sesudah pemasangan kawat bronjong tersebut, untuk selanjutnya dilapis dengan plesengan. “Pertama, kita lakukan yaitu pemasangan kawat bronjong. Setelah itu, nantinya saya lapis dengan plesengan,” terang Eko, saat berada di lokasi Jembatan Sukorame, Rabu (08/02/2023) tadi.
Dijelaskannya, bahwa cuaca saat ini masih hujan deras yang mengakibatkan debit air tinggi. Sehingga, apabila plesengan dibangun lebih awal, nantinya justru akan merusak proyek. “Saya takutnya, ketika ada banjir nantinya justru merusak bangunan itu. Malah nanti putus lagi, sehingga perlu bronjong dulu, terus saya lapisi dengan plesengan,” ungkap Eko.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Secara teknik, ujarnya, pemasangan bronjong itu dengan ukuran 3,6 x 2,6 meter. Yang dikerjakan sekitar dua minggu dengan estimasi anggaran di bawah Rp 200 juta. “Setelah bronjong siap, maka dilapisi plengsengan. Sehingga, nantinya Perumdam Among Tirto Kota Batu bisa membagun pondasi lagi untuk tumpuan pipanya yang sudah ambrol,” tegasnya.
Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa plengsengan teknis yang ambrol memiliki dimensi panjang 2 meter, lebar 3 meter dan tinggi 4 meter. Itu, penyangga pipa ASV berukuran 10 inci.
“Saat ini, lokasi kejadian sudah diberi garis pengaman agar tidak ada warga yang mendekat,” ujarnya. (put/gie)
















