Politik

H Karna Suswandi – Hj Khairani Daftar ke KPU Naik Kereta Naga

Diterbitkan

-

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Situbondo H Karna Suswandi – Hj Khairani menuju Kantor KPU Kabupaten Situbondo menaiki kereta naga. (im)

Memontum Situbondo – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Situbondo, H Karna Suswandi – Hj Khairani, resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo di Jalan Cenderawasih No 32 Situbondo, Minggu (06/09/2020) pagi.

Kedatangan H Karna Suswandi – Hj Khairani ke Kantor KPU Kabupaten Situbondo tampak meriah seperti raja dan ratu yang menaiki kereta naga dengan diantarkan oleh ketua beserta pengurus dari 8 partai yang juga non parlemen pengusung dan pendukung diantaranya Partai PPP, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai PDI-P, Partai PAN, Partai PSI, Partai Perindo dan Partai PBB. Serta diikuti sekitar kurang lebih 1000 para pendukung dan simpatisan Bapaslon “Karunia”.

“Sudah ada 8 Partai pengusung dan pendukung juga dari non parlemen syarat untuk maju mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo Tahun 2020 untuk mendukung kami dengan menargetkan 60 persen suara. Serta tidak disangka bahwa pasangan ‘Karunia’ Hj Khairani ini bisa mendampingi kami. Alhamdulillah berkat karunia Allah sudah lebih dari cukup,” kata Paslon yang mempunyai slogan “Karunia” di depan puluhan awak media.

H Karna Suswandi mengatakan, perjuangan untuk menuju kemenangan, semua partai pengusung dan pendukung akan menggerakkan mesin politiknya dari struktur kompeten tingkat DPC hingga PAC dan Desa serta Kelurahan. “Terkait pengusung aliansi partai non parlemen, yang jelas saya mengucapkan banyak terima kasih. Yang penting seirama, berjalan bersama-sama menuju memenangan “Karunia”,” pungkasnya.

Advertisement

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Situbondo, Marwoto SE menyampaikan, Minggu ini masih proses pendaftaran dan proses penelitian administrasi terkait dengan syarat calon serta syarat pencalonan. Diakuinya dalam proses tersebut masih membutuhkan waktu. “Kita masih harus menyandingkan info pemilihan yaitu SK parpol yang dikeluarkan DPP dengan SK yang ada di mereka di Kabupaten,” ungkapnya. (im/mzm)

 

Advertisement
Lewat ke baris perkakas