Hukum & Kriminal
Mayat Pria Tanpa Identitas dan Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Dusun Pengabetan Tengah Situbondo

Memontum Situbondo – Warga Dusun Pengabetan Tengah, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan-Situbondo, dihebohkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas, Senin (13/06/2022) tadi. Diduga kuat, mayat pria tersebut merupakan korban pembunuhan dan sengaja dibuang pelakunya di areal persawahan Desa Selomukti.
Dugaan itu, tentu bukan tanpa alasan. Masalahnya, pada leher korban juga nampak terkesan bekas tanda jeratan. Sementara di bagian wajah korban, juga ditemukan banyak bercak darah yang sudah mengering.
Saksi mata, Nawawi (42), mengatakan bahwa dirinya sangat kaget saat mendapati ada mayat pria tergeletak di pinggir jalan di areal persawahan. Karenanya, ia kemudian memberitahu kepada warga sekitar.
“Saya kaget, saat hendak ke sawah melihat ada mayat tergeletak di pinggir jalan. Saat itupula, saya memberitahukan kepada warga tentang temuan ini,” kata Nawawi.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Achmad Sutrisno, membenarkan mengenai kejadian tersebut. Mayat itu, diperkirakan berusia 26 hingga 35 tahun, dengan ciri-ciri mengenakan celana pendek jenis jins dan kaos oblong berwarna hitam.
Pihaknya mengimbau kepada warga, jika ada yang kehilangan pihak keluarganya, supaya mendatangi Polsek Mlandingan. “Bagi yang merasa kehilangan anggota keluarganya, kami mengimbau unthuk melapor ke Polsek Mlandingan,” bebernya.
Iptu Achmad Sutrisno menyampaikan, petugas gabungan dari Polsek Mlandingan dan Tim Inafis Polres Situbondo, telah mengevakuasi mayat pria tersebut RSU dr Abdor Rahem Situbondo. “Sekarang sudah di kamar jenazah, untuk dilakukan proses identifikasi,” ujarnya. (her/gie)
















