Connect with us

SEKITAR KITA

Dinkes dan Lintas OPD Gelar Rakor Percepatan Vaksinasi Anak

Diterbitkan

||

Dinkes dan Lintas OPD Gelar Rakor Percepatan Vaksinasi Anak
RAKOR: Suasana Rakor Asisten I Pemkab Situbondo, didampingi Kadis Kesehatan, Dwi Herman Susilo, Sekdispendikbud, Puguh Wardoyo serta Kasubag TU Kantor Kemenag, Imam Turmidi. (memontum.com/her)

Memontum Situbondo – Mewujudkan target vaksinasi anak sesi kedua, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, mengadakan rapat dan koordinasi (Rakor) bersama lintas OPD, Senin (13/06/2022) tadi. Kegiatan temu rembuk, ini menghasilkan berbagai item kesepakatan penting bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Puskesmas, Kecamatan serta Koordinator Wilayah UPTD Pendidikan se-Kabupaten Situbondo.

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, saat ini tercatat ada empat kecamatan di Kabupaten Situbondo, yang tingkat vaksinasi anak masih rendah. Yakni Kecamatan Mlandingan, Suboh, Sumbermalang dan Kecamatan Jangkar.

Untuk itu, Dwi mengadakan Rakor, agar dapat menemukan formula atau solusi terbaik sehingga target vaksinasi anak sesi kedua mencapai target seperti yang ditentukan oleh pemerintah. “Ya tadi dari perwakilan Rakor sudah ada yang memberikan usulan. Nanti akan kami ambil kesimpulan akhir, untuk kemudian di sepakati langkah langkah percepatannya,” ujar mantan Sekretaris Dinkes Kabupaten Situbondo itu.

Dwi memastikan, hasil Rakor dan diskusi kali ini bisa memberikan solusi yang cepat kepada empat kecamatan yang tingkat vaksinasi anaknya masih rendah. Dalam Rakor kali ini juga sudah ditemukan sejumlah upaya mengatasi kesulitan sehingga target percepatan vaksinasi anak sesi kedua cepat tercapai.

“Ya ini vaksinasi juga ada masanya, jika melebihi 6 bulan akan dilakukan DO. Nanti jika sampai akhir Juni belum tuntas maka akan di DO. Makanya kita lakukan percepatan agar kita tidak sia sia dan tidak masuk dosis 1 lagi, maka harus segera divaksin kedua,” ungkap Dwi.

Baca juga :

Dwi menyebut semua usulan peserta Rakor akan dikongkritkan dengan melakukan upaya yang lebih masiv. Untuk itu, tutur Dwi, pihaknya akan mengajak sekolah dan pihak lain agar bisa membangkitkan animo siswa untuk ikut vaksinasi.

“Ya, karena kesulitannya terletak pada penolakan orang tua, maka kita barengkan dengan kegiatan pembagian raport siswa. Kami nanti akan mengupayakan, mengadakan sosialisasi sekaligus vaksinasi. Yakni dengan tenaga medis dari Puskesmas, Dinkes dan RSU,” ungkap Dwi.

Dwi menambahkan, langkah percepatan vaksinasi anak segera dilakukan karena akan bersamaan dengan program pemerintah yang lain. Yakni bulan imunisasi anak dan bulan imunisasi anak sekolah yang akan dilakukan pada bulan Agustus dan Oktober 2022 mendatang.

“Ya, ini vaksinasi untuk anak dilakukan percepatan untuk memenuhi target dari pemerintah. Dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, nantinya tidak sampai mengganggu dua agenda penting tersebut,” ujar Dwi. (her/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.