Kabar Desa
Minimalisir Laka hingga Meninggal, Jalur Klemuk Batu Diberi Jalur Penyelamat Tambahan

Memontum Kota Batu – Jalur rawan kecelakaan (Laka) yakni Jalur Klemuk Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, terus dievaluasi untuk mengantisipasi musibah Laka hingga meninggal dunia. Salah satunya, dengan membuat jalur alternatif penyelamat tambahan, untuk kendaraan yang mengalami rem blong.
Jalur itu, mulai dikerjakan pada Rabu (24/04/2023) tadi. Sebelumnya, jalur penyelamatan pertama sudah dibangun di lajur kiri dari arah atas atau arah Pujon dan untuk jalur penyelamatan kedua, ini dibangun di lajur kanan dari arah Pujon.
Salah satu Relawan Klemuk KYY, Suliyanton, menjelaskan bahwa tambahan jalur penyelamatan kedua tersebut dibangun dari kerja sama antara Relawan Klemuk KYY, Kelurahan Songgokerto dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Bina Marga (DPUPRBM) Kota Batu serta masyarakat. “Hari ini mulai pembangunan jalur penyelamat tambahan untuk kendaraan rem blong di lintasan Jalan Klemuk. Dimana, ini bekerjasama dengan Kelurahan Songgokerto dan DPUPRBM Kota Batu serta masyarakat,” terangnya, Rabu (24/05/2023) tadi.
Baca juga:
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Diuraikannya, jalur penyelamat tambahan itu dengan dimensi jalur penyelamatan 20×5 meter. Sehingga, apabila ada kendaraan dari arah Pujon menuju Kota Batu, yang mengalami kendala rem blong, maka bisa langsung diarahkan ke kanan jalan menuju jalur penyelamatan.
Teknis pembuatan jalur penyelamatan itu, paparnya, setelah kontur tanah diratakan dan dibuat penahan di bagian depan dan samping kanannya ditimbun pasir sekitar 20 sampai 25 truk. Juga, ditambah rabat beton penyambung badan jalan area jalur penyelamatan itu.
“Kalau jaraknya dari jalur penyelamatan pertama menuju ke atasnya jalur penyelamatan kedua ini sekitar 100 meter. Melihat, pengalaman kecelakaan kemarin, yakni ada sebuah truk yang tidak bisa menyelamatkan kendaraannya karena di depan ada kendaraan lain,” jelasnya.
Mengantisipasi kejadian serupa, jalur penyelamatan dibuat di lajur kanan dari arah Pujon ke Kota Batu. “Bila ada kejadian serupa seperti kecelakaan kemarin bisa terselamatkan dengan membuang ke arah kanan. Oleh sebab itu, kami berharap tidak ada kecelakaan beruntun seperti kemarin,” tambahnya. (put/gie)
















