Kota Malang

Novel EL Karya Luluk HF, Diangkat Multivision ke Layar Lebar

Diterbitkan

-

Novel EL Karya Luluk HF, Diangkat Multivision ke Layar Lebar

Memontum Kota Malang — Nama populer Luluk HF, sangat akrab bagi hampir semua remaja penggemar novel bergenre Teenage Romance. Memang nama aslinya, Hidayatul Fajriyah, tak terlalu eksis. Namun berbeda dengan karya-karyanya, novelis muda bertalenta ini menjadi favorit remaja berkat karyanya. Sejauh ini, gadis asal Lamongan ini sudah menghasilkan 4 karya Novel, diantaranya berjudul Delov, Devil Enlovqer, Genpro, dan EL.

Lebih membanggakan lagi, novel berjudul EL, mendapat kesempatan dari Multivision, production house ternama nasional, untuk diangkat ke film layar lebar dengan judul yang sama, EL. Tak tanggung-tanggung, film yang diproduseri oleh Amrit Punjabi dan disutradarai oleh Findo Purwono HW ini, menggaet aktor dan aktris papan atas, seperti Achmad Megantara dan Aurelie Moeremans.

“Sulit untuk dipercaya jika novel saya akan difilmkan. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Rencananya film EL akan gala premier di bioskop pada tahun 2018 ini. Saya tak bisa membayangkan jika senior, rekan, dan adik angkatan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bareng-bareng nonton EL,” terang Luluk.

Mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis UMM ini mengaku kecintaannya pada dunia literasi, menjadikan semangat tersendiri saat kampus UMM memiliki program UMM Gazebo, sebagai proses tumbuhkembang literasi pada diri para mahasiswa UMM.

Advertisement

Meski, menurut Luluk HF, hobi menulisnya sudah berkembang sejak duduk di bangku SMA. Luluk saat itu hanya bisa mempublish karyanya pada blog dan facebook. Hingga suatu hari, ada penerbit nasional melihat kekuatan cerita pada bakat menulisnya. Meski namanya makin terkenal dengan karya yang disukai banyak orang, Luluk tak ingin berhenti. Ia terus mengasah ide dan mencari gagasan cerita baru.

Delov, merupakan novel pertama Luluk yang diterbitkan. Tak disangka, respon yang didapat luar biasa. Setelah terbitnya Delov, novel-novel lain satu persatu juga menyusul naik cetak. “Awal masuk kuliah pada tahun 2013, saya menadapatkan tawaran kontrak untuk menerbitkan tulisan yang ada di blog menjadi novel. Akhirnya saya setuju dan pada tahun 2014 terbitlah novel pertama saya yang berjudul Delov,” ujar gadis alumni SMAN Kebomas Gresik.

Pada tahun 2018, sebuah novel berjudul Mariposa karyanya juga akan segera dibukukan. Luluk mengajak anak muda lain untuk semangat berkarya. Luluk berbagi tips menulis. “Dengan usaha yang sungguh-sungguh, maka kemampuan menulis akan terasah. Menulis memang tidak mudah, namun ada 4 kunci untuk bisa menulis dengan baik yakni niat, usaha, doa dan konsisten. Jika keempat poin tersebut dapat kita pegang dengan kuat, maka kita akan bisa menulis dengan baik dan tidak mudah menyerah,” pungkas Luluk. (rhd/yan)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas