Kabar Desa
Ontalan.Tradisi Luhur Masyarakat Klakah Lumajang saat Pernikahan

Memontum Lumajang – Tradisi Ontalan masyarakat Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, hingga kini masih dilestarikan. Seperti pada pernikahan Rifky dan Rizki yang melangsungkan pernikahan, Kamis (9/3/2023) tadi di Dusun Dawuhan, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah.
Tradisi Ontalan adalah tradisi yang sudah turun temurun selalu dilakukan pada saat acara pertunangan atau perkawinan, khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Klakah-Lumajang. Pada acara tersebut, satu-persatu sanak saudara dan tetangga dari kedua mempelai memberikan ucapan selamat, sembari melempar (menaruh) sejumlah uang pada sebuah wadah yang telah disediakan dihadapan pengantin. Setelah selesai, uang tersebut dihitung secara beramai-ramai, lalu diserahkan kepada pengantin wanita.
Sukar, yang merupakan kerabat pengantin pria yang didapuk menjadi wakil keluarga, pada acara Ontalan, mengatakan jika acara semacam ini memang sudah lazim dilakukan setiap ada acara pertunangan ataupun pernikahan. “Ini memang sudah menjadi tradisi kami. Hari ini acaranya pernikahan Rifky dan Rizki, putra dari Bapak Sholehan. Tidak semua daerah ada Ontalan semacam ini. Ini salah satu ciri khas masyarakat Klakah (kecamatan, red),” terangnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Karenanya, Sukar menambahkan, untuk calon mempelai yang mendapatkan pasangan orang Klakah, prosesi ini adalah bagian dari tradisi. “Bagi anda para wanita yang mendapatkan tunangan atau suami orang Klakah Lumajang, tentunya jangan kaget jika nanti disambut dengan tradisi unik seperti Ontalan pada hari ini, ” imbuhnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Kepala Dusun Dawuhan, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Karto, yang turut hadir pada acara pernikahan tersebut menegaskan bahwa tradisi Ontalan adalah sebuah tradisi yang baik yang perlu dilestarikan. “Tradisi yang baik harus kita lestarikan. Seperti Ontalan ini, budaya ini adalah warisan dari leluhur kita,” paparnya. (adi/sit)
















