Kota Malang
Pastikan Kualitas, Wali Kota Sutiaji Tinjau Perawatan Jalan Berlubang di Kota Malang

Memontum Kota Malang – Jelang Hari Raya Idul Fitri, perbaikan jalan di Kota Malang terus dilakukan. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa perbaikan tersebut akan terus dilakukan hingga Sabtu (30/04/2022) mendatang. Ini sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat Kota Malang yang hendak mudik.
“Menjelang lebaran saya minta sampai Sabtu (30/04/2022) malam. Meskipun itu sudah cuti, harapannya ini bisa mengurangi dengan tindakan cepat yang kita ambil sekarang ini,” ujar Sutiaji, Selasa (26/04/2022).
Dijelaskan, bahwa dirinya pada Senin (25/04/2022) malam, meninjau lokasi perbaikan jalan berlubang di Kawasan Jalan Veteran dan Jalan Mayjend Sungkono. Pengecekan secara langsung di lapangan tersebut dilakukan agar dirinya dapat mengetahui kualitas jalannya. “Saya ingin mengecek di lapangan itu bagaimana, karena kalau laporan saja kan kurang. Meskipun sifatnya ini menambal, tapi saya minta untuk kualitasnya tetap,” imbuhnya.
Baca juga:
- Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang
- Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman
- Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK
- Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan
- Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan
Untuk anggaran yang digunakan yakni memakai dana Belanja Tak Terduga (BTT). Dimana dana tersebut sebelumnya dialokasikan untuk penanganan Pandemi Covid-19, namun ternyata kasus harian di Kota Malang saat ini sudah semakin landai. “Untuk fasilitas yang rusak dan membawa ketidaknyamanan bagi pengguna, ini memakai BTT. Alhamdulillah dana BTT kita cukup,” lanjutnya.
Untuk anggaran yang dipakai saat ini yakni sebesar Rp 16,4 miliar. Dirinya berharap, di tahun 2023 nantinya Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah Rp 250 miliar, bisa menginventarisir kebutuhan untuk 105 ruas perbaikan jalan di Kota Malang. (cw2/gie)
















