Kota Batu
PJU dan Pemeliharaan Jalan Bidikan DPUPR Kota Batu Selama Ramadan

Memontum Kota Batu – Pemkot Batu selama Ramadan ini akan lebih memfokuskan perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang mati dan pemeliharaan jalan berlubang. Ini dilakukan, karena aktivitas masyarakat saat Ramadan, cenderung malam hari. Sementara pemeliharaan jalan, karena berdekatan dengan Mudik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan bahwa selama Ramadan ini Pemkot Batu melalui dinasnya akan fokus memperbaiki PJU yang selama ini mati yang disebabkan faktor cuaca atau usia. “Jadi, Pemkot Batu melalui DPUPR selama Ramadan ini fokus dua pekerjaan. Pertama, memperbaiki baik PJU yang mati. Dan, kedua, pemeliharaan jalan berlubang,” jelas Alfi, Minggu (26/03/2023) tadi.
Perbaikan PJU perlu dilakukan, ujarnya, karena saat Ramadan masyarakat cenderung melakukan aktifitas pada malam hari, salah satunya seperti Salat Tarawih. “Setelah dicek, terdapat lebih dari 40 titik PJU rusak. Dengan kerusakan yang diakibatkan dari faktor usia lampu yang sudah lama terpakai,” terangnya.
Baca juga:
- Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin
- Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit
- Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan
- Program Nasional Aksi Guyur Cabai di Kota Malang Mampu Tekan Harga hingga di Angka Rp 70 Ribu
- Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang
Sedangkan untuk pemeliharaan jalan berlubang, pihaknya telah menerjunkan tiga tim. Yakni, terdiri sebanyak lima sampai enam orang dalam satu timnya. “Dari bulan Januari-Maret 2023, tiga tim yang diterjunkan DPUPR sudah mampu mengatasi 50 titik jalan yang berlubang. Ini harus dilakukan. Karena, upaya Pemkot Batu meningkatkan intensitas pelayanan kepada masyarakat untuk persiapan mudik lebaran,” tuturnya.
Mengenai anggaran yang digunakan untuk perbaikan PJU yang mati dan pemeliharaan jalan berlubang, disebutkan telah disediakan Rp 7 miliar untuk tahun ini. “Kami minta, kepada masyarakat melaporkan permasalahan PJU yang mati dan jalan berlubang lewat media sosial. Kami sangat terbuka,” ujarnya. (put/gie)













