Connect with us

Jombang

Sambut Ramadan, Pemkab Jombang Gelar Megengan

Diterbitkan

||

Sambut Ramadan, Pemkab Jombang Gelar Megengan

Memontum Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan rutin tahunan Megengan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 2022. Ada pun tema dalam Megengan ‘Indahnya Ramadan Meraih Taqwa’, itu dikonsentrasikan di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (31/03/2022).

Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab di dampingi Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, Ketua PKK Kabupaten Jombang, Wiwin Sumrambah, Forkopimda Kabupaten Jombang, Kepala OPD Kabupaten Jombang, Camat se-Kabupaten Jombang serta tamu undangan.

Bupati Hj Mundjidah dalam sambutannya menjelaskan bahwa Megengan berasal dari kata Megeng yang artinya menahan hawa nafsu. “Ketika Bulan Suci Ramadan, kita harus menahan hawa nafsu seperti menahan makan, minum serta segala hal yang dapat membatalkan ibadah puasa,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan Megengan juga dilakukan kirim doa kepada para leluhur dengan harapan segala doa diijabah serta arwah para leluhur dapat diterima di sisi Allah SWT. “Melalui doa bersama tadi, semoga kita selalu dalam lindung Allah SWT, sekaligus diberikan keimanan dan ketaqwaan. Menjalankan ibadah puasa serta di tambahkan dengan ibadah lainnya di Bulan Ramadan adalah untuk mensucikan diri. Sebab amalan dan ibadah di Bulan Ramadan akan dilipat gandakan oleh Allah SWT, semoga kita bisa dipertemukan dengan Bulan Suci Ramadan di tahun berikutnya,” ujarnya.

Baca juga :

Bupati Jombang juga mengingatkan kepada seluruh kepala OPD, bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan bahagia bersama tetangga harus dilaksanakan kembali. Kegiatan bahagia bersama tetangga merupakan program kegiatan yang dimulai dari tahun 2020, ketika Bulan Ramadan.

“Kegiatan bahagia bersama tetangga adalah kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa maupun sahur kepada tetangga kita yang kurang mampu. Khususnya tetangga kita yang hidup sebatangkara. Selain itu, saya mengimbau kepada Kepala Dinas untuk melaksanakan kegiatan tadarus bersama, setiap pagi. Harapannya dengan diadakan kegiatan tersebut Kabupaten Jombang mendapat keberkahan,” ungkapnya.

Bulan Ramdan tahun ini, tambah ya, sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, Keputusan Presiden memperbolehkan menggelar kegiatan terawih bersama di masjid, dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Terkait penentuan awal bulan puasa Ramadan, masih menunggu keputusan dari pemerintah. Jika ada perbedaan awal Ramadan maupun hari raya, jangan sampai menimbulkan konflik,” ujarnya. (azl/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.