Kota Malang
28 Sekolah Tingkat SD dan SMP di Kota Malang Raih Penghargaan Adiwiyata

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan apresiasi pada 28 sekolah tingkat SD maupun SMP di Kota Malang, yang telah meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata, di Halaman Depan Balai Kota Malang, Senin (27/03/2023) tadi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu, menyampaikan jika penghargaan Sekolah Adiwiyata tersebut tentunya sudah berturut-turut diperolah oleh Kota Malang. “Insyaallah, kalau Adiwiyata sudah langganan. Tadi ada 28 sekolah yang mendapat penghargaan. Baik itu lembaga pendidikan negeri maupun swasta,” kata Wali Kota Sutiaji.
Kemudian, tambahnya, untuk level dari capaian penghargaan tersebut tentu berbeda-beda. Diantaranya, ada yang tingkat kota, nasional dan mandiri. Untuk meraih penghargaan, menurutnya juga melibatkan berbagai unsur yang ada di dalam lingkungan sekolah.
Baca juga:
- Peduli Kesehatan, Kormi Kabupaten Pasuruan bersama DP3KB Ajak Warga Cek Tingkat Kebugaran
- Puluhan Bidang Aset Diajukan untuk Koperasi Merah Putih, BKAD Sebut Terkendala Status RTH dan LSD
- Wali Kota Malang Buka Peluang Rekrut Pejabat dari Daerah Lain Lewat Manajemen Talenta
- Dorong Percepat Pengisian Jabatan Kosong, Wali Kota Malang Lantik 50 Pejabat
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
“Keberhasilan dari lembaga pendidikan itu tentunya karena adanya wali siswa, siswa, guru, dan masyarakat. Karena sekuat apapun karakter anak, ketika lingkungan tidak mendukung itu tidak mungkin tercapai. Jadi komponen yang ada di dunia pendidikan itu juga memberikan kontribusi terhadap tercapainya Adiwiyata,” jelasnya.
Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan, jika komponen penilaian dari capaian penghargaan Adiwiyata itu, salah satunya tentu menjaga kebersihan lingkungan. Dalam hal ini, pihaknya juga mendorong semua sekolah yang ada di Kota Malang, agar bisa mendapatkan penghargaan Adiwiyata tersebut.
“Saya kira dengan hal ini, bisa mendorong terus menerus dan itu juga akan mengimbas pada sekolah yang lain,” imbuh Wali Kota Sutiaji. (hms/rsy/sit)
















