Kota Malang
377 ASN Pemkot Malang Akan Pensiun di Tahun 2025, Lima ASN Berstatus Eselon II

Memontum Kota Malang – Sebanyak 377 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2025 ini. Diantara ASN yang akan pensiun, yaitu lima pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, Totok Kasianto, menyampaikan bahwa selain pejabat eselon II, ASN yang pensiun juga terdiri dari 43 pejabat eselon III serta sejumlah tenaga fungsional, termasuk guru dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Berdasarkan catatan, ada 377 ASN yang akan pensiun sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, 43 orang merupakan pejabat eselon III, lima pejabat eselon II, serta sisanya adalah tenaga fungsional seperti guru dan PPPK,” kata BKPSDM Totok, Senin (03/02/2025) tadi.
Ditambahkannya, bahwa lima JPTP yang akan pensiun memegang posisi strategis di pemerintah. Sehingga, pengisian jabatan kosong menjadi prioritas. Sementara lima posisi itu, yakni Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Kepala Inspektorat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) serta Asisten 1 Kota Malang.
Baca juga :
“Dalam pengisian jabatan kosong itu, tentunya kami akan mengikuti mekanisme yang ada di peraturan Kemenpan RB. Nanti kita juga menunggu petunjuk dari pimpinan bapak Wali Kota dan Bapak Sekda bisa dimungkinkan di Seleksi Terbuka (Selter),” ujarnya.
Totok juga menekankan, bahwa keputusan akhir mengenai mekanisme seleksi masih akan menunggu arahan lebih lanjut. Setelah mekanisme ditetapkan, BKPSDM akan segera memproses Surat Keputusan (SK) bagi pejabat yang terpilih.
Untuk mengisi kekosongan tenaga fungsional, lanjutnya, Pemkot Malang saat ini sedang memproses seleksi PPPK. Namun, formasi yang dibuka tetap mengacu pada keputusan Kemenpan RB berdasarkan usulan dari daerah.
“Saat ini, sebanyak 3.450 orang telah mendaftar sebagai PPPK Kota Malang. BKPSDM masih melakukan verifikasi dokumen, dan hasil seleksi diperkirakan akan diumumkan pada Februari 2025,” imbuh Totok. (rsy/sit)











