Connect with us

Politik

70 PPK Trenggalek Dilantik, Ini Pesan Sekda Edy

Diterbitkan

||

70 PPK Trenggalek Dilantik, Ini Pesan Sekda Edy
LANTIK: Pelantikan PPK oleh Ketua KPU Trenggalek di hall salah satu hotel. (memontum.com/mil)

Memontum Trenggalek – Sebanyak 70 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Trenggalek, resmi dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (05/01/2023) tadi. Bertempat di hall salah satu hotel, pelantikan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto.

Usai menyaksikan pelantikan, Sekda Trenggalek, dalam kesempatan itu tidak lupa mengucapkan selamat kepada PPK yang secara resmi dipimpin oleh Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi. “Selamat bagi seluruh PPK yang dilantik hari ini. Tahapan-tahapan Pemilu sudah berjalan, tugas berat menanti dan akan menguras tenaga dan pikiran kalian. Kami berharap, PPK ini nantinya bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya, Kamis (05/01/2023) siang.

Dirinya juga menegaskan, agar catatan-catatan buruk yang sempat terjadi selama Pemilu, sebelumnya jangan sampai terulang. Karena, hal tersebut tentu akan menguras tenaga dan pikiran. “Jadi, yang sudah baik mohon dipertahankan. Yang buruk dibuang saja,” tegas Sekda Edy.

Terkait dengan fasilitas Sekretariat PPK di Kantor Kecamatan, menurut Sekda Trenggalek, akan segera dibicarakan. Dengan harapan, jalinan komunikasi antara PPK dan aparatur kecamatan bisa berjalan baik.

“Kami juga berharap, komunikasi antara pihak kecamatan dan PPK bisa berjalan baik. Dengan demikian, gelaran Pemilu nanti bisa berjalan aman dan lancar,” imbuhnya.

Baca juga :

Sementara itu, Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi, membenarkan pernyataan Sekda Trenggalek. Dimanapun tempat Pemilu itu digelar, yang paling utama adalah aman dan lancar. Maka dari itu, keamanan itu hal yang utama.

Dirinya juga menuturkan, jika PPK punya legitimasi yang sah setelah dilantik. Untuk itu, diharapkan agar berkoordinasi segera dengan pemerintah kecamatan. “Hari ini KPUD sudah punya badan di tingkat kecamatan. Sehingga, mengapa kami mengundang para camat korelasinya teman teman PPK dapat menjalin komunikasi, berkoordinasi dengan baik. Pasalnya, dalam Pemilu atau pemilihan KPU tidak bisa berdiri sendiri dan bekerja sendiri. Memerlukan koordinasi yang baik dengan para pemangku kebijakan,” jelas Gembong.

Mengingat, Pemilu tahun ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Karena, dalam satu tahun akan ada beberapa pemilihan. Diantaranya, Pemilu Legislatif, Pilkada Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota dan Gubernur-Wakil Gubernur.

“Tahapan Pemilu belum selesai, namun tahapan Pilkada sudah berjalan dengan sumber anggaran yang berbeda. Dan perlu diingat, Pemilu nanti berbeda dengan sebelumnya. Akan ada banyak pemilihan di tahun 2024,” tuturnya.

Gembong menambahkan, esensi panitia pemilihan adalah pelayan. Sehingga diharapkan bisa melayani jalannya Pemilu dengan baik sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

“Berikan pelayanan yang terbaik dan jangan mudah baper, ketika ada kritik dan saran. Contohnya, dari teman-teman pengawas. Itu memang tugasnya mengawasi jalannya pemilihan. Tinggal kita melakukan pelayanan yang baik sesuai dengan aturan main yang ada,” papar Gembong. (mil/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *