Kota Malang
9 Peserta Ikuti Seleksi Pengisian Jabatan Kepala Dinsos P3AP2KB, Wali Kota Malang Tekankan Kerja Cerdas, Cepat dan Tuntas

Memontum Kota Malang – Sembilan orang pejabat ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mengikuti seleksi terbuka, untuk pengisian Pimpinan Tinggi Pratama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB), di salah satu hotel Kota Malang, Senin (13/03/2023) pagi.
Pada seleksi tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan arahan secara langsung kepada para peserta, agar nantinya siapapun yang terpilih bisa memiliki komitmen dan konsistensi untuk kerja cerdas, cepat, dan tuntas. “Cerdas di sini maksudnya meliputi kerja leadership, jadi permasalahan yang ada harus diselesaikan, terlebih harus bisa bertanggungjawab dan mengatasi resiko yang terjadi di lapangan,” jelas Wali Kota Sutiaji.
Sebab menurutnya, tugas dari seorang Kepala Dinsos P3AP2KB, nantinya akan lebih banyak bersentuhan dengan masyarakat. Seperti mengenai kemiskinan, stunting dan keterjangkauan masyarakat terhadap daya beli.
“Tentu harapan kami, nanti siapapun yang terpilih memang orang-orang yang memiliki kompetensi di bidangnya,” katanya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Erik Setyo Santoso, menyampaikan jika ada beberapa tahapan yang dilalui. Yakni, tahap administrasi, tahap penilaian kompetensi manajerial dan tahap penilaian kompetensi bidang.
“Sebelumnya ada 10 pelamar, yang lolos hanya 9, karena satu tidak lolos secara administrasi. Kemarin tahap manajerial, itu melihat kompetensi manajerial. Kemudian, ini tahap terakhir, penilaian kompetensi. Jadi nanti ada pemeriksaan makalah, sama wawancara oleh tim pansel,” jelas Erik.
Lebih lanjut ditambahkan, nantinya hasil akumulasi nilai akan memunculkan tiga kandidat, dan diserahkan pada Komisi ASN (KASN). Untuk ranking tiga besar tersebut, akan diketahui pada 15 Maret 2023 mendatang.
Sebagai informasi, seleksi tersebut dilakukan untuk menggantikan posisi Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang sebelumnya, yakni Penny Indriani, yang akan purna tugas dalam waktu dekat di tahun 2023 ini. (hms/rsy/sit)











