SEKITAR KITA
7 Kecamatan Terdampak Banjir di Trenggalek Mulai Dilakukan Pembersihan, Diantaranya Satu Pasar Tradisional yang Terendam

Memontum Trenggalek – Hujan deras yang terjadi selama 3 jam mengakibatkan bencana banjir di Kabupaten Trenggalek. Sedikitnya, ada lima kecamatan di Kota Keripik Tempe ini, yang menjadi sasaran banjir. Akibatnya, sejumlah rumah warga, satu pasar tradisional dan fasilitas umum (Fasum) terendam.
“Karena sejak sore hingga malam hari atau sekitar 3 jam hujan turun, mengakibatkan sejumlah desa di beberapa kecamatan banjir. Banjir yang terjadi ada di Kecamatan Kampak, Gandusari, Pogalan, Durenan, Munjungan, Dongko dan Kecamatan Trenggalek,” ungkap salah satu petugas TRC BPBD Trenggalek Yogi Eko Prasetyawan, Kamis (18/11/2021) siang.
Di Kecamatan Kampak, urainya, banjir terjadi di Desa Bogoran, Bendoagung dan Senden dengan ketinggian air setengah meter. “Kalau di Kecamatan Gandusari, banjir merendam pasar tradisional Ngrayung. Ketinggian air mencapai 1,5 meter dan parahnya seluruh lapak pedagang tenggelam,” imbuhnya.
Baca juga :
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
Banjir di Kecamatan Kampak dan Gandusari ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang membuat debit air Sungai Tawing meluap. “Upaya yang kita lakukan saat ini melakukan pemantauan dilokasi banjir. Dan mengantisipasi jika ada banjir susulan,” kata Yogi.
Perlu diketahui, sesuai data di BPBD Trenggalek. Banjir juga terjadi di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan dan Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.
“Hari ini tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, perangkat desa juga melakukan pembersihan sisa lumpur akibat banjir luapan semalam di Pondok Darussulaimaniah Desa Kamulan Kecamatan Durenan,” paparnya. (mil/sit)















