Pemerintahan
Bupati Situbondo dan Forkopimda Turun Langsung Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Jalan Raya Pantura Banyuglugur

Memontum Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo, menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan bagi pengendara yang melintas di Jalan Raya Pantura di Kecamatan Banyuglugur, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Probolinggo, Sabtu (01/01/2022).
Sejumlah kendaraan yang melintas, satu-persatu diberhentikan oleh petugas gabungan dan diminta untuk menunjukkan identitas vaksinasi. Sementara bagi pengendara yang tidak bisa menunjukkan identitas diri mengenai vaksinasi, mereka pun diminta untuk melakukan vaksinasi.
“Kartu vaksinnya mana? Tunjukan ke petugas, kartu vaksinnya kalau sudah. Kalau belum vaksin, langsung vaksin ya,” kata Bupati Karna, saat turun langsung melakukan operasi yustisi penegakan Prokes.
Bupati menyampaikan, bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin Covid-19, akan langsung divaksin di tempat. Termasuk yang tidak menggunakan masker, juga disediakan masker untuk digunakan oleh petugas.
Baca juga :
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar taat protokol kesehatan. Mulai dengan tetap menjaga jarak dan mencuci tangan, hindari kerumunan, termasuk saat berkunjung ke tempat wisata,” katanya.
Dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan libur tahun baru ini, juga turut hadir Kapolres Situbondo, AKBP Ach Imam Rifai dan Dandim 0823, Letkol Inf Neggy Kuntagina, Sekda Syaifullah serta pejabat OPD terkait.
Kapolres Situbondo, AKBP Achmad Imam Rifai, juga mengimbau kepada para pengendara agar tertib berlalu lintas dengan menggunakan helm, masker dan tidak melebihi kapasitas muatan roda dua.
“Disiplin berkendara untuk keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas,” ujarnya.
Dari pantauan, petugas gabungan berhasil menjaring lebih puluhan pengendara yang tidak bisa menunjukkan kartu vaksinasi. Mereka pun langsung digiring ke gerai vaksin, yang sebelumnya sudah disiapkan oleh petugas. (her/sit)
















