Jombang
Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif 2024 Masuki Hari Terakhir, Ini Sasarannya

Memontum Jombang – Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif 2024, yang diinisiasi Disporapar Kabupaten Jombang, telah menginjak hari terakhir, Senin (16/12/2024) tadi. Di hari terakhir ini, pelaksanaan kegiatan diikuti Muspika, OPD terkait hingga akademisi serta Koordinator BPD, Tokoh Agama, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Bhayangkari Ranting dan Ketua Persit Chandra Kirana Ranting Jogoroto.
Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Bambang Nurwijanto, menyampaikan bahwa program interkoneksi ini salah satunya mengajak wisatawan untuk mengunjungi Destinasi Wisata Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang dan Pondok Pesantren Tebuireng di desa Cukir Kecamatan Diwek. “Perjalanan menggunakan kendaraan bus menuju Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif. Selain berziarah ke makam Mbah Bisri Syansuri, wisatawan juga diajak untuk melihat asrama putri yang lokasinya tidak jauh dari masjid induk,” katanya.
Baca juga :
Dalam kegiatan kali ini, ujarnya, ada satu nasihat bijak yang diberikan oleh Pengasuh Ponpes, Nyai Hj Noor Khodijah Khasbullah, tentang tirakat seorang istri yakni ‘Tirakatmu menentukan masa depan suamimu’. “Nasihat bijak tersebut yang menjadi salah satu motivasi pembelajaran bagi santri Ponpes Mamba’ul Ma’arif, untuk mempersiapkan tirakat sejak dini, khususnya bagi para santri putri,” ujarnya.
Ditambahkannya, untuk di destinasi kedua yakni Ponpes Tebuireng, wisatawan diajak untuk mengunjungi beberapa obyek seperti pada paket hari sebelumnya. Diantaranya asrama awal, masjid induk, berziarah di makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), berbelanja di lorong UMKM dan berakhir dengan foto bersama di Monumen Tauhid KWRG.
“Ke depan di tahun 2025, Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif akan dikembangkan menjadi paket wisata yang bisa dikelola bersama dengan pihak swasta guna memajukan pariwisata di Kabupaten Jombang,” imbuhnya. (azl/gie)
















