Kota Malang
Pimpin Komwil IV Apeksi Periode 2025-2027, Wali Kota Malang Dorong Penguatan Investasi Hingga KAD

Memontum Kota Malang – Setelah mendapatkan mandat menjadi Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) IV Apeksi periode 2025-2027, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti program-program prioritas hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi. Diantaranya, penguatan investasi, ketahanan pangan, serta penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD).
Pria nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, itu menyampaikan bahwa program tersebut merupakan rekomendasi dari Wali Kota se Indonesia. Termasuk masukan-masukan yang disampaikan dan difasilitasi langsung oleh pemerintah pusat.
“Itu terkait dengan regulasi, ada kebijakan-kebijakan, permasalahan di tingkat kota yang sudah direkomendasikan. Kemudian, pemerintah pusat juga sudah memfasilitasi pada saat kami Rakernas kemarin,” kata Wali Kota Wahyu, Jumat (18/07/2025) tadi.
Salah satu isu utama yang akan menjadi perhatiannya, adalah investasi. Menurut Wali Kota Wahyu, meskipun investasi menjadi faktor penting dalam pembangunan kota, keterbatasan lahan di wilayah perkotaan masih menjadi kendala serius.
“Investasi harus didorong, tapi keterbatasan lahan di kota-kota itu juga perlu solusi bersama,” ujarnya.
Baca juga :
Selain itu, sektor ketahanan pangan juga masuk dalam daftar prioritas. Termasuk, mendorong peningkatan efektivitas Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Dalam hal ini Wahyu mencontohkan kondisi Kota Malang yang sudah memiliki masterplan pengendalian banjir, namun tetap bisa terdampak jika daerah sekitar tidak turut menjaga tata kelola lingkungannya.
“Misalnya Kota Malang, kami sudah punya rencana penanganan banjir. Tapi kalau daerah sekitar tidak sinergi, ya tetap bisa kena juga. Makanya KAD penting untuk kita dorong bersama,” tuturnya.
Program lainnya yang akan dikawal, terang Wali Kota Wahyu, meliputi efisiensi anggaran dan pelaksanaan program nasional di tingkat daerah. Seluruhnya, dibahas dalam Rakernas Apeksi, yang kemudian akan terus dikawal melalui forum-forum koordinasi rutin bersama kementerian terkait.
“Kami juga ada pertemuan rutin kementerian untuk membahas terkait semua itu. Karena diskusinya enak. Kami kan mengambil keputusan, jadi apapun akan diperhatikan oleh pusat,” lanjutnya
Dengan posisi barunya, Wali Kota Wahyu menyebut, bahwa Kota Malang akan mendapatkan manfaat strategis, karena Apeksi menjadi saluran langsung antara pemerintah kota dan pemerintah pusat. “Apeksi ini adalah forum tempat para kepala daerah menyampaikan persoalan riil di daerah. Kadang hal-hal itu tidak tertangkap oleh pusat. Di sinilah peran kami. Kami rutin bertemu dengan kementerian, jadi apapun kebijakan daerah bisa dibahas secara langsung,” imbuh Wali Kota Wahyu. (pro/rsy/sit)












