Kabupaten Malang
GPM dan Ikuti Zoom Meeting bersama Menteri Pertanian, Stok Beras Kabupaten Malang Aman hingga Desember

Memontum Malang – Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung halaman Kantor Kecamatan Karangploso, Selasa (23/09/2025) tadi. Didampingi Forkopimda, Kepala OPD dan Muspika, Wabup Lathifah mengikuti arahan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melalui sambungan zoom meeting. Kegiatan ini, merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan menekan laju inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Dalam arahannya, Menteri Andi Amran, menegaskan bahwa prioritas utama yang harus dijaga adalah pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri. Sehingga, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program ini.
“Jangan sampai kita bisa mengekspor beras ke luar negeri, sementara rakyat kita sendiri masih kekurangan. Semua pihak harus ikut bergerak, dalam mendukung Gerakan Pangan Murah ini,” kata Menteri Andi Amran.
Menteri Pertanian juga menekankan, bahwa beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) harus disalurkan seluas-luasnya kepada masyarakat. Dirinya juga meminta dukungan TNI, Polri, dan Bulog, agar distribusi tidak terhambat hingga ke pelosok daerah.
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di Jawa Timur, ini diinisiasi oleh berbagai pihak. Termasuk, Pemprov Jatim, Polda Jatim, Bulog, serta pemerintah daerah kota dan kabupaten. Program ini, bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan pokok dan menjaga stabilitas harga di pasar.
Melalui GPM, masyarakat bisa mendapatkan beras, minyak goreng, gula dan berbagai komoditas lainnya dengan harga terjangkau. Program ini, diselenggarakan secara berkelanjutan di sejumlah wilayah Jawa Timur, di antaranya Sidoarjo, Kediri, Surabaya, Malang, Jombang dan Pasuruan, dengan dukungan kolaborasi dari pemerintah daerah, kepolisian, petani dan instansi terkait.
Baca juga :
Sementara itu, Wakil Bupati Malang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga. “Kabupaten Malang terus berkomitmen menghadirkan kebijakan nyata di tengah masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah. Apalagi menjelang akhir tahun, kebutuhan bahan pokok biasanya meningkat, sehingga intervensi pasar menjadi langkah yang tepat dan strategis,” ujar Wakil Bupati Malang.
Lebih lanjut Wabup Lathifah menambahkan, bahwa GPM ini menjadi bukti sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Perum Bulog, perbankan, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan pangan. “Alhamdulillah, di Kabupaten Malang saat ini sudah tersedia 225 titik penyaluran di dalam pasar. Dari total 34 pasar yang ada di Kabupaten Malang, seluruhnya telah menjual beras SPHP. Selain itu, di luar pasar juga terdapat sekitar 150 titik penyaluran. Dengan demikian, secara keseluruhan sudah ada kurang lebih 375 titik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh beras SPHP dengan harga terjangkau,” ujar Wabup Malang.
Ditambahkannya, dari target 7 ribu ton, Kabupaten Malang saat ini masih memiliki stok sekitar 45 persen atau 3.113 ton. Stok ini, dipastikan aman hingga Desember mendatang.
Pada hari ini, Gerakan Pangan Murah tidak hanya digelar di Kecamatan Karangploso, tetapi juga serentak di 32 kecamatan lain. Masing-masing kecamatan, disalurkan 1 ton beras, sehingga total 33 ton beras didistribusikan di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
“Alhamdulillah, kondisi harga pangan di Kabupaten Malang relatif terkendali. Tidak ada deflasi, inflasi juga tidak tinggi. Yang terpenting, seluruh masyarakat kita dapat makan dengan tenang. Hal ini, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa tidak boleh ada rakyat Indonesia yang kelaparan. Karena itu, kegiatan pangan murah ini akan terus kita gencarkan,” tambah Wakil Bupati Malang. (pro/mlg/sit)











