Pemerintahan

Buka Orientasi PPPK 2025, Ini Pesan Bupati Trenggalek

Diterbitkan

-

PPPK: Bupati Arifin saat membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahun 2025 di Pendopo Trenggalek. (memontum.com/mil)

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 yang diselenggarakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Dalam arahannya, Bupati Arifin mengajak para peserta untuk bersama-sama membangun persepsi baru di kalangan aparatur sipil negara, bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat. “Mari kita sama-sama berusaha, kita merubah persepsi masyarakat. Kita semua yang dianggap pegawai, dibayari dari pajaknya rakyat, mungkin menghabiskan sebagian besar presentase APBD kita. Jadi, ya tolong diganti,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2025) tadi.

Dirinya menyinggung isu publik yang menyebut pengangkatan PPPK secara besar-besaran, menjadi beban anggaran daerah. Bupati menegaskan, anggapan itu hanya bisa dipatahkan, jika para PPPK menunjukkan kinerja terbaiknya. “Tunjukkan kinerja profesional, agar keberadaan kalian justru menjadi solusi, dan bukan beban bagi APBD. Budaya kerja yang harus sekarang dibudayakan, jangan menjadi orang yang pasif. Kita mempunyai ruang diskusi sebelum semuanya diambil menjadi satu keputusan dan kalau sudah keputusan, ya kita jalankan dengan sungguh-sungguh sesuai peraturan yang ada,” terang Bupati Arifin.

‎Lebih lanjut Bupati muda tersebut juga menekankan, pentingnya peran ASN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui aktivitas kerja maupun kehidupan sehari-hari. “Karena APBD adalah instrumen memutar dan menumbuhkan ekonomi. Saya berharap, semua pengeluaran dan aktivitas panjenengan itu punya manfaat ekonomi untuk masyarakat Kabupaten Trenggalek,” imbuhnya.

Advertisement

Baca juga :

‎Sebagai contoh, suami Novita Hardini itu menceritakan kebiasaannya menyalurkan kewajiban zakat dan pendapatan melalui BAZNAS Trenggalek, agar manfaatnya dapat kembali ke masyarakat setempat. Dirinya juga mengimbau seluruh pegawai, untuk mendukung perputaran ekonomi lokal dengan berbelanja dan berwisata di wilayah Trenggalek.

‎“Sebisa-bisanya kita mengeluarkan sesuatu, entah membeli makanan, nongkrong atau belanja, diputar di Kabupaten Trenggalek. Seviral-viralnya tempat healing di luar sana, lebih baik panjenengan belanjakan dan berwisata di Trenggalek,” kata Mas Ipin-sapaan akrabnya.

Dirinya juga meminta seluruh peserta, untuk mengikuti kegiatan orientasi dengan sungguh-sungguh, sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan pemahaman budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. “Tolong serius mengikuti orientasi ini. Saya saja sebagai bupati, pernah diminta mengikuti retreat selama seminggu di Magelang. Jadi ini retreatnya panjenengan, hanya dua hari untuk mengenali semuanya,” paparnya.

Advertisement

‎Perlu diketahui, kegiatan Orientasi PPPK Tahun 2025 ini diikuti oleh 240 peserta dari formasi tahun 2024 tahap 1, yang terdiri atas tenaga pendidikan dan jabatan pelaksana di lingkungan sekolah dasar dan SMP. Kegiatan berlangsung mulai 20 Oktober hingga 6 November 2025, terbagi dalam enam angkatan.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan para PPPK baru dapat memahami nilai-nilai dasar ASN, etika pelayanan publik, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan daerah. (mil/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas