Lumajang
Dukung Kebijakan Nasional, Pemkab Lumajang Konsisten dalam Pengentasan Kemiskinan

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa arah kebijakan nasional dalam pengentasan kemiskinan selaras dengan langkah konkret yang selama ini telah dijalankan oleh Pemkab Lumajang. Kebijakan nasional tersebut menjadi landasan strategis bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan yang terintegrasi, terukur dan tepat sasaran.
Melalui penguatan program lintas sektor, Pemkab Lumajang berupaya memastikan intervensi kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
“Capaian penurunan angka kemiskinan menunjukkan bahwa kebijakan yang kami jalankan bukan sekadar perencanaan di atas kertas, tetapi hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Bupati Lumajang, Rabu (24/12/2025) tadi.
Berdasarkan data terkini, angka kemiskinan di Kabupaten Lumajang berhasil ditekan secara signifikan, dari 9,50 persen menjadi 8,60 persen. Penurunan tersebut mencerminkan efektivitas program pengentasan kemiskinan yang dijalankan secara konsisten, mulai dari perlindungan sosial, peningkatan akses layanan dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca juga :
Selain itu, Pemkab Lumajang juga mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini mencapai 71,02. Kenaikan IPM ini menjadi indikator penting membaiknya kualitas hidup masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan dan standar hidup layak.
“IPM yang terus meningkat menandakan bahwa pembangunan manusia di Lumajang berjalan secara berkelanjutan dan inklusif. Ini menjadi fondasi penting dalam upaya jangka panjang pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.
Dalam mendukung strategi penghapusan kemiskinan ekstrem, Pemkab Lumajang turut mengoptimalkan program hilirisasi pada berbagai sektor unggulan daerah. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat nilai tambah produk lokal, membuka peluang kerja, serta mendorong peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui hilirisasi, potensi daerah tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi diolah agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegas Bunda Indah.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Lumajang optimistis percepatan pengentasan kemiskinan dapat terus diwujudkan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kesinambungan program agar kesejahteraan masyarakat Lumajang tumbuh secara merata dan berkeadilan. (kom/adi/gie)















