Jember

Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman

Diterbitkan

-

JALAN: Kondisi jalan di Kabupaten Jember. (memontum.com/rio)

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember saat ini tengah melakukan perbaikan besar-besaran untuk kondisi jalan berlubang. Melalui Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, Pemkab Jember tancap gas melakukan kerja bakti berskala besar. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan seluruh jalur utama maupun penghubung di Jember tidak hanya tampak bersih dan asri, tetapi juga memiliki standar keamanan yang layak bagi para pengendara.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Jember, Jupriono, menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri ini bukanlah kampanye estetika belaka. Dirinya ingin, masyarakat Jember merasakan perubahan fungsional yang nyata pada infrastruktur jalan.

“Gerakan ini adalah wujud kehadiran kami secara nyata di tengah masyarakat. Kami menyadari bahwa menjelang Lebaran, mobilitas warga akan meningkat berkali-kali lipat. Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan lingkungan yang nyaman dan jalanan yang layak huni bagi semua,” jelas Jupriono, saat meninjau salah satu lokasi pengerjaan, Kamis (12/03/2026) tadi.

Agar perbaikan ini efektif, ujarnya, Satgas telah memetakan 10 titik kerusakan utama yang menjadi prioritas pengerjaan. Di wilayah perkotaan, fokus utama tertuju pada kawasan padat aktivitas di Tawangmangu, Kecamatan Sumbersari. Mengingat, wilayah ini adalah jantung kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Advertisement

Perbaikan di Tawangmangu sendiri, diharapkan dapat mengurai potensi kemacetan akibat jalan rusak. Mengingat, perhatian pemerintah tidak berhenti di tengah kota. Sementara, perbaikan sendiri merata hingga ke pelosok-pelosok kecamatan agar tidak ada wilayah yang merasa dianaktirikan.

Baca juga :

“Bagi warga wilayah timur, jalur penghubung Lembengan hingga Cumedak di Ledokombo kini sedang dalam tahap pengaspalan ulang. Begitu pula dengan ruas Gayasan menuju Jatirejo di Kecamatan Jenggawah yang juga sudah menjadi lebih halus,” jelasnya.

Bergeser ke wilayah selatan dan barat, Tim Satgas melakukan penambalan intensif sepanjang jalur Ambulu hingga Mangli, yang kemudian dilanjutkan ke arah Sukoreno di Kecamatan Kalisat. Akses penting lainnya, seperti Jalan Basuki Rahmat di Kecamatan Jombang dan jalur Kemuningsari Lor menuju Tamansari di Bangsalsari juga mendapatkan porsi perbaikan yang sama seriusnya.

Tidak ketinggalan, lintasan Kertosari-Antirogo di Kecamatan Pakusari serta ruas Kasiyan-Grenden di Kecamatan Puger, juga masuk dalam daftar pemeliharaan rutin. Perbaikan juga menyasar jalur Karangbayat menuju Mangungan di Kecamatan Sumberbaru, yang menjadi titik batas pemerataan infrastruktur di berbagai penjuru Kabupaten Jember.

Advertisement

Pemkab Jember menargetkan, seluruh perbaikan teknis ini tuntas pada 19 Maret 2026. Pemilihan tanggal ini, bukan tanpa alasan. Itu karena, tim ingin memastikan aspal sudah kering sempurna dan stabil sebelum dilalui ribuan kendaraan pemudik.

Jupriono berharap, dengan kondisi jalan yang mantap, risiko kecelakaan akibat lubang jalan dapat ditekan hingga ke titik terendah. “Selama masa perbaikan ini, mohon untuk tetap bersabar dan berhati-hati saat melintasi area yang sedang dikerjakan. Kurangi kecepatan kendaraan demi keselamatan bersama,” imbuhnya. (rio/gie/adv)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas