Lamongan

Roadshow LMIN di Lamongan Diikuti 37 Peserta dari Berbagai Elemen

Diterbitkan

-

Staf Ahli Kepresidenan Arju Falah (baju putih) saat memantau kreasi masakan peserta LMIN di Kabupaten Lamongan.

*Staf Ahli Kepresidenan: Lamongan Dipilih Karena Penghasil Ikan Terbesar di Jatim

Memontum Lamongan—-Lamongan menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Pulau Jawa yang ditunjuk mengikuti Roadshow Lomba Masak Ikan Nusantara (LMIN) Menuju Istana dari 10 Kota/Kabupaten se Indonesia yang ditunjuk untuk mengikuti Roadshow LMIN.

“Audisi di Kota Lamongan ini terpilih sebagai perwakilan dari seluruh jawa,” kata Staf Ahli Kepresidenan Arju Falah, Selasa (7/8/2018) yang juga menyebutkan, selain Lamongan, ada Bitung, Ambon, Mataram, Bandar Lampung dan Pontianak yang ditunjut mengikuti LMIN.

Dipilihnya Lamongan ini, dikatakan Arju Falah karena Lamongan merupakan penghasil ikan terbesar di Jawa Timur. Namun, berbanding dengan itu untuk konsumsi ikan di Kabupaten Lamongan masih tergolong rendah.

Advertisement

“Di tahun 2017, konsumsi ikan nasional itu 47 kg perkapita per tahun, nah Lamongan ini masih 30 kg perkapital. Sedangkan target nasional tahun 2018 itu 50 kg perkapital. Tapi tadi saya dengar dari kepala Dinas Perikanan Lamongan, saat ini sudah mencapai 48 kg, berarti sudah dikejar,” ucapnya.

Disisi lain, Arju Falah membeberkan tujuan dari roadshow LMIN ini untuk menampilkan masakan- masakan lokal  dari kota-kota penghasil ikan. Dan, bagi peserta yang terpilih, nantinya akan berkesempatan untuk menghidangkan menu berbahan utama ikan untuk Presiden Republik Indonesia di Istana Negara, jakarta, pada saat perayaan 17 agustus mendatang.

“Yang lolos nanti akan langsung berangkat ke jakarta untuk ikut final di bandar jakarta pada tanggal 14 Agustus. Dan, yang terpilih nantinya akan dicicipi langsung oleh bapak presiden di istana, pada tanggal 15 agustus,” terangnya.

Selain itu, tambahnya  dengan diadakannya LMIN ini diharapkan  akan muncul menu baru, maupun kreatifitas dari menu yang sudah ada, sehingga wisata kuliner di Lamongan akan lebih berkembang.

Advertisement

“Selain tujuannya untuk meningkatkan produksi perikanan, di Kementerian Perikanan, yang kedua di Kementerian Pariwisata untuk Wisata Kulinernya, dan yang ketiga untuk kesehatan, jadi kalau untuk lauk yang paling sehat, ikan ini sudah nggak bisa dipungkiri, kandungan omega 3 tinggi sekali, “bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, mengatakan, roadshow LMIN di Kabupaten Lamongan ini diikuti sebanyak 37 peserta,  dengan rincian 10 peserta berasal dari kalangan profesional, sementara 27 lainnya merupakan perwakilan dari setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan.

“Untuk lomba masak ikan ini, tercatat ada 37 peserta, 10 merupakan chef profesional dari perhotelan, pengusaha katering dan restoran di Lamongan, kemudian yang 27 merupakan peserta umum yang diambil dari chef tradisional di tingkat Kecamatan,” terangnya.

Tak hanya itu, menurutnya dengan adanya LMIN ini sekaligus sebagai upaya untuk menggelorakan makan ikan di Lamongan, serta sebagai ajang memperkenalkan masakan tradisional lamongan, terutama menu asem-aseem bandeng agar bisa dikenal secara nasional.

Advertisement

“Ini untuk menggelorakan makan ikan di Lamongan, kemudian yang tidak kalah penting yaitu menunjukkan bahwa masakan tradisional Lamongan bisa dikenal secara nasional. Saya kira itu poin penting untuk,” pungkasnya. (ifa/zen)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas