Trenggalek
Bapak dan 2 Anak Tenggelam di Air Terjun Jurug Guse Trenggalek

Trenggalek, Memontum – Musibah mengenaskan dialami pasangan suami istri (pasutri), Joko Susapto dan Dumani, asal RT 25 RW 07 Dusun Sugihan, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (1/1/2019) siang. Dumani dan 2 anak kembarnya selamat, tapi tidak dengan Joko dan dua anak lainnya.
Sekitar pukul 15.30, pasutri dengan 4 anaknya berwisata di Air Terjun Jurug Guse, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Nasib tragis menimpa Joko dan dua anaknya ketika menyusuri pinggir air terjun.
Yakni Joko dan Arinda (11) serta Faiz (12) harus dievakusi dalam kondisi meninggal dunia. Sementara istri korban, Dumani bersama 2 anak kembarnya, bernama Kaliya (2) dan Kalista (2) selamat dari maut air terjun.
Informasi diperoleh Memontum.com, peristiwa bermula ketika keluarga tersebut, bermaksud untuk pulang seusai berwisata. Saat hendak meninggalkan lokasi air terjun, Joko yang saat itu menggendong salah satu anaknya, tiba-tiba terpeleset dan terjatuh.
Mengetahui kejadian itu, kontan anak-anak korban yang lain bermaksud menolong. Terlebih, saat mengetahui derasnya air terjun.
Namun sayang, saat mencoba menolong, ternyata Joko bersama anak pertama dan kedua, justru malah ikut tergelam.
Sejak terdengar kabar tenggelamnya wisatawan, pengunjung air terjun dan petugas kepolisian bersama Basarnas, akhirnya melakukan pencarian.
“Sebelum tergelam, korban Joko sempat terpeleset terlebih dahulu. Dari situlah, anak-anaknya mencoba menolong namun justru ikut tergelam,” kata koordinator Pos SAR Trenggalek, Brian Gautama.
Setelah dilakukan upaya pencarian, tambahnya, baru sekitar pukul 17.30, ketiga tubuh korban berhasil ditemukan. Saat itu, kondisi mereka sudah tidak bernyawa.
“Setelah dilakukan upaya pencarian, satu persatu tubuh korban berhasil dievakuasi,” ujarnya. (sit/oso/tim)

















