Kota Batu
Bau Menyengat dari Tempat Pengolahan Sampah Tlekung Kota Batu Dikeluhkan Warga

Memontum Kota Batu – Warga Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, kembali mengeluhkan bau yang tidak sedap yang keluar dari lokasi Tempat Pengolahan Sampah, Sabtu (19/02/2022).
Sebagaimana yang di sampaikan oleh Riono, salah satu warga Desa Tlekung, dirinya mengaku bahwa bau yang tidak sedap sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di Desa Tlekung.
“Bau tidak sedap ini mulai tercium sejak pagi hari atau saat para pekerja mulai menggeser sampah untuk mengisi ruang baru untuk sampah yang akan datang,” ujarnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Dorong Pengadaan CCTV Lingkungan Lewat Program RT Berkelas
- 85 Ponpes di Kota Malang Sudah Berizin, Kesra Perkuat Edukasi Pesantren Ramah Anak
- Peringatan HLUN 2026 Kabupaten Jember, Wujud Apresiasi Nyata untuk Lansia
- Pastikan SPMB Jalur Domisili Akurat, Disdikbud Kota Malang Persilakan Aduan Jika Ada Kejanggalan
- Respon Perizinan hingga Bangunan, Pengembang Aston Sigura-gura Klaim Tak Langgar Aturan
Riono juga menambahkan, seharusnya pemerintah mengolah sampah-sampah tersebut dan tidak menumpuknya. Karena dikhawatirkan, sampah ini akan menyebabkan pencemaran lingkungan, selain bau busuk yang dihasilkan.
“Masyarakat di desa ini sudah lama ingin mendesak pemerintah, agar segera mengatasi bau dari sampah ini. Bukan hanya sekali kami memprotes tentang bau sampah ini. Tetapi sudah lebih dari 3 tahun,” terangnya.
Rino melanjutkan, baru beberapa hari ini aparat desa setempat dan masyarakat kompak untuk mengadakan musyawarah bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, untuk menyetujui pemasangan sebuah bener pengumuman di depan jalan masuk TPA. “Harapannya, dengan terpasangnya bener ini mampu mengatasi permasalahan yang selama ini kami rasakan. Juga, agar TPA ini harus kembali ke fungsi aslinya,” ungkap Riono.(bir/mg1/sit)
















