Hukum & Kriminal
Belasan Remaja di Situbondo Nyaris Terlibat Tawuran Massal

Memontum Situbondo – Patroli Samapta Polres Situbondo mengamankan belasan remaja yang nyaris terlibat tawuran di jalan tembus Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Kamis (02/12/2021)
Sekitar pukul 12.00, petugas patroli yang menerima laporan dari masyarakat tentang adanya rencana tawuran antar remaja, langsung melakukan penyisiran lokasi. Petugas patroli dipimpin Brigadir Ari Satriya, dan dibantu Babinsa serta masyarakat, pun langsung melakukan langkah antisipasi dengan melerai dan mengamankan belasan remaja.
Selanjutnya, belasan remaja pun berhasil diamankan untuk dibawa ke Mapolres Situbondo. Setelah di Polres, petugas menghubungi orang tua dan guru remaja yang akan terlibat tawuran dalam rangka pembinaan dan penyelesaian secara mediasi permasalahan para remaja tersebut.
Baca juga :
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kedua kubu remaja yang berasal dari beda desa, dipicu permasalah pribadi. Kemudian oleh KBO Sampta, Iptu Mardi Hartoyo, kedua kubu remaja didamaikan dengan disaksaikan para orang tua dan guru. Setelah membuat surat pernyataan dan diberi pembinaan, belasan remaja diperbolehkan pulang bersama orang tua masing-masing.
Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Achmad Soetrisno, menghimbau masyarakat khususnya remaja apabila ada permasalahan, agar diselesaikan dengan cara yang baik. Jangan sampai, melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat dan merugikan diri sendiri serta membuat khawatir orang tua.
“Kami imbau tidak ada lagi, dari kejadian tawuran antar remaja itu. Apalagi hanya persoalan pribadi, jangan sampai melibatkan kawan-kawannya. Apabila ditemukan kembali kejadian serupa, Polres akan menindak tegas karena khawatir berakibat terjadi tindak pidana,” tegasnya. (her/sit)
















