Pemerintahan
Buka Bimtek Kades Baru, Bupati Situbondo Ingatkan Pelayanan, Hukum dan Pengembangan

Memontum Situbondo – Sebanyak 17 kepala desa terpilih periode 2022-2028, mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di salah satu hotel di daerah Rengganis, Pasir Putih, Situbondo, Selasa (20/12/2022) tadi. Kegiatan yang rencananya akan berlangsung selama empat hari itu, dibuka langsung oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dengan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Wawan Setiawan.
Bupati Karna Suswandi dalam sambutannya mengatakan bahwa Bimtek ini menjadi sangat penting untuk diikuti oleh Kades baru. Terlebih, mereka harus bekerja ekstra dalam melayani setiap masyarakat.
“Begitu ruwet desa, biasanya itu hukumnya adalah ‘pokoknya’. Karena, mereka masih belum paham aturan dan ketentuan yang ada. Oleh karena itu, Bimtek ini penting sebagai upaya dalam memberikan solusi,” jelas Bupati Karna Suswandi.
Bung Karna-sapaan akrabnya berpesan, agar Kades yang baru ini mengetahui kategori posisi desanya masing-masing. Mulai dari berkembang, maju dan mandiri.
Karena, imbuh Bupati, saat ini indeks desa membangun di Situbondo, sudah mulai berkembang. Yakni, jumlah desa mandiri ada 16, desa maju 61 dan desa berkembang 55.
Baca juga :
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
- Harga Cabai Tinggi, Petani Lesanpuro Tetap Tertekan Biaya Obat Akibat Hama dan Hujan
- Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif
“Para kades yang baru dilantik, harus sudah tahu, titik desanya masing-masing. Agar, bisa meningkatkan predikat di desanya,” kata Bung Karna.
Di lain sisi, Bung Karna mengingatkan, agar Ketua PKK desa untuk juga memperhatikan AKI, AKB dan stunting di wilayahnya masing-masing. Karena, hal itu menjadi bagian tidak terpisahkan.
“Ini menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan,” paparnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Situbondo, Suriyatno, menerangkan bahwa tujuan kegiatan ini untuk peningkatan kemampuan Kades dalam memecahkan masalah desa. Sekaligus, agar mereka mampu menggali dan mengembangkan potensi desanya.
“Peningkatan kapasitas ini untuk perbaikan layanan publik dasar,” ujarnya.
Ditambahkannya, bahwa selama empat hari ke depan, peserta Bimtek akan mendapatkan berbagai materi dari 11 nara sumber. Beberapa diantaranya, yakni perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres, Kodim 0823 hingga inspektorat serta Bappeda. (her/sit)















