Pemerintahan
Bupati Arifin Berangkatkan 519 Calon Jamaah Haji Asal Trenggalek

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memberangkatkan 519 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Keripik Tempe dari Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Rencananya, sejumlah rombongan akan terbagi ke dalam dua kloter pemberangkatan, yakni 46 dan 47. Sementara itu, dari total keseluruhan CJH direncanakan akan singgah di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.
“Hari ini kita memberangkatkan 519 Calon Jamaah Haji asal Trenggalek. Sebelum terbang, beliau-beliau akan berkumpul di Asrama Haji Surabaya. Untuk total ada 12 bus dari Trenggalek,” kata Bupati Arifin, Jumat (09/06/2023) siang.
Sebelumnya, ada sebanyak 521 jamaah yang akan diberangkatkan ke tanah suci. Namun, berkurang dua jamaah karena sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit sehingga urung diberangkatkan.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Dari total angka itu, 230 jamaah merupakan jamaah usia lanjut di atas 65 tahun. Oleh karena itu, Mas Ipin-sapaan akrab Bupati Trenggalek, sempat menitipkan pesan sabar kepada para pendamping karena tahun ini jamaah lansia nya cukup tinggi.
“Pesan saya kepada semuanya, agar selamat dan sehat berangkat maupun pulang. Kemudian, hajinya diterima menjadi haji yang mabrur. Dan yang paling penting, yang saya ingatkan kepada para pendamping, semua yang melayani di sana semoga diberi kesabaran karena jamaah tahun ini hanya yang usia lanjut,” paparnya.
Masih menurut Mas Ipin, bahwa membimbing rukun haji, itu repot. Tetapi yang lebih repot, itu membimbing yang sederhana-sederhana. “Kadang janjian di pintu mana, mereka tidak tahu atau lupa. Bahkan, tadi juga ada yang datang ke sini saja pakai kursi roda, jumlahnya 56 yang pakai kursi roda. jadi, kita doakan pembimbing atau pendamping diberikan kesehatan, kesabaran, kekuatan di sana,” sambungnya.
Suami Novita Hardiny ini menambahkan, semoga semua pendamping dan jamaah haji Kabupaten Trenggalek, bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar. “Semoga semua pendamping dan jamaah haji dari Kabupaten Trenggalek dapat melaksanakan rangkaian ibadah baik wajib, rukun dan sunahnya dengan lancar. Semoga juga selalu diberikan kesehatan dan kembali dengan predikat Haji Mabrur,” papar Mas Ipin.
Sesuai catatan, Calon Jamaah Haji tertua bernama Musari bin Marto Sari, berusia 93 tahun. Sedangkan jamaah termuda bernama Ellisha Putri Bintang 18 tahun, warga Dusun Telan, Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan. (mil/sit)
















