Jember
Bupati Jember Geber UMKM dan Launching Kawasan Wisata Meru Betiri

Memontum Jember – Bupati Jember, Hendy Siswanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Yukon Afrinaldo dan Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri, Nuryadi, meresmikan Program Gerakan Indonesia Bersama UMKM (Geber UMKM) dan Wisata Meru Betiri, Rabu (10/05/2023) tadi. Prosesi peresmian itu, ditandai dengan penekanan tombol secara bersama dengan disaksikan Kepala OPD dan tamu undangan di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.
Kepala KPwBI Jember, Yukon Alfrinaldo, menjelaskan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Gerakan tersebut, merupakan program pemerintah yang bertujuan mendorong UMKM lokal.
“Gerakan ini adalah gayung bersambut atau dukungan dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Hendy Siswanto, dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia cabang Jember, yang terus berkomitmen untuk mendorong kekuatan UMKM di Kabupaten Jember. Termasuk, mengapresiasi adanya pelatihan capacity building service excellence kepada Pokdarwis Jember.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Melalui pelatihan, tambahnya, diharapkan peserta bisa menjadi duta Pokdarwis dan mempraktikkan ilmu yang didapatkan dari pemateri. “Jember sangat luas sekali. Dengan launching Kawasan Wisata Meru Betiri, ini kita maknai kerja kongkrit untuk Jember. Hari ini, Rabu (10/05/2023), Gerakan Indonesia Bersama UMKM 2023 dan launching Kawasan Wisata Meru Betiri, dengan ini resmi dibuka,” ujar Bupati Hendy.
Terkait Wisata Meru Betiri, Bupati Hendy menyampaikan harapan besar akan dampak peningkatan ekonomi masyarakat di dekat kawasan. Dengan tetap menjaga ekosistemnya, diharapkan juga memberikan dampak ekonomi masyarakat.
“Dengan potensi alam yang menarik, ada sekitar 500 jenis flora dan 325 jenis fauna. Saya yakin, wisata TN Meru Betiri akan ramai pengunjung. Saya titip para pengunjung untuk menjaga kelestariannya,” ujar Bupati Hendy. (kom/rio/gie)















