Kabupaten Malang
Bupati Malang bersama Forkopimda dan DPRD Provinsi Tinjau Tempat Pengungsian dan Jembatan Gladak Perak

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, meninjau lokasi pengungsian warga yang terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (05/12/2021). Turut hadir pada kegiatan itu, Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo, Wakapolres Malang, Kompol Rizki Tri Putra Errika Adi Wijaya, Anggota DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno dan Muspika setempat.
“Saya gerakkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu warga yang bisa dibantu. Seperti untuk kebutuhan kesehatan dan makanan. Pemerintah Kabupaten Malang juga menyediakan dapur umum, yang peralatan untuk penyediaan air bersih sudah di kirim dan malam ini ada 4 unit ganzet yang dikirim hari ini di tempat pengungsian warga Pronojiwo,” kata Bupati Malang.
Baca juga :
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Selain untuk memberikan bantuan kepada pengungsi yang untuk saat ini sebanyak 500 orang dari Desa Pronojiwo, Bupati Malang Sanusi juga meninjau Jembatan Gladak Perak, yang terputus. Akibat terputusnya jembatan, membuat warga Pronojiwo, pun harus terisolasi untuk sementara waktu dengan desa atau kecamatan lain di Kabupaten Lumajang. Termasuk, terputusnya koneksi jalur darat antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Jembatan ini, merupakan jembatan nasional yang menyambungkan antara Lumajang dan Kabupaten Malang. “Hasil dari pantauan, bahwa kerusakan jembatan sangatlah fatal dan parah. Oleh sebab itu, kepada pemerintah pusat agar bisa segera membuat jembatan lagi, karena ini merupakan jalur lintas selatan,” papar Bupati Malang.
Terkait dengan bantuan, Bupati Malang meminta, agar logistik dan selimut, kebutuhan pakaian, tenda dan Sembako, bisa terus diberikan kepada warga Pronojiwo. (pro/sit)
















