Kabupaten Malang

Bupati Sanusi Hadiri Skrining FR-PTM Serentak dan Pemecahan Rekor Muri Gelaran Dinkes Malang

Diterbitkan

-

Memontum Malang – Bupati Malang, H Sanusi, menghadiri Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (FR-PTM) Serentak dan Pemecahan Rekor Muri Tahun 2023, yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Kamis (16/11/2023) tadi. Pelaksanaan yang digelar dalam rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang Ke-1263 tahun, itu juga dihadiri Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Tim Museum Rekor Dunia Indonesia, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, serta jajaran Kepala OPD Kabupaten Malang, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Malang, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Malang hingga Civitas Akademika, Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskuler (Perki) Cabang Malang Raya, Yayasan Jantung Sehat Indonesia Cabang Malang Raya serta Kepala Sekolah se-Kabupaten Malang.

“Kami sampaikan selamat datang kepada perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia di Kabupaten Malang. Mudah-mudahan, kegiatan yang menjadi rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-1263 Kabupaten Malang dan Hari Kesehatan Nasional Ke-59 ini, dapat memberikan manfaat. Utamanya, dalam hal meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular,” kata Bupati Sanusi.

Sejalan dengan Tema Hari Kesehatan Nasional Ke-59 Tahun 2023, yaitu ‘Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju’, Bupati Malang menyampaikan, bahwa hendaknya semua memaknai secara bijaksana. Sehingga, peningkatan kesehatan masyarakat kian meningkat.

“Saya berharap, agar setiap masyarakat di Kabupaten Malang, itu memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Oleh karena itu, sistem pelayanan yang semakin maju, harus kita bangun bersama secara serius dan terus menerus,” tambahnya.

Advertisement

Baca juga :

Melalui pelaksanaan skrining kesehatan ini, ungkapnya, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular. Sehingga, bisa membangun masyarakat Kabupaten Malang yang sehat dan produktif.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, menambahkan bahwa kegiatan Pemecahan Rekor Muri, Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (FR-PTM) diadakan secara serentak dengan lokasi dan peserta terbanyak. Pada hari ini, kegiatan diikuti oleh 25.059 orang yang tersebar di 430 titik di wilayah Kabupaten Malang.

“Selain diikuti oleh seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Malang, yang terkonsentrasi di Pendopo Kepanjen, kegiatan ini juga dilakukan secara serentak pada 390 desa dan kelurahan serta 39 SMA/SMK/MA sederajat,” terang Kadinkes.

Target pemecahan rekor Muri ini, ujarnya, harapannya bisa memecahkan rekor yang sebelumnya sebanyak 17.000 jiwa. Diharapkan, nantinya untuk peserta bisa menembus angka lebih dari 25.000 jiwa.

Advertisement

“Mudah-mudahan kita bisa pecahkan rekor dan bisa mendapat sertifikat rekor Muri,” paparnya. (pro/sit)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas