Lamongan
Bupati Yuhronur Pastikan Rp 6,9 Miliar Bantuan Insentif Akan Disalurkan di Tahun Ini

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Wabup KH Abdul Rouf, menyalurkan sebagian bantuan insentif kepada guru ngaji, takmir, imam musholla, modin hingga penyelenggara pondok pesantren. Kegiatan itu, digelarnya di tengah-tengah masyarakat Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket atau tepatnya di Masjid At-Ta’awun.
Bupati Yuhronur menjelaskan, bahwa langkah ini sebagai upaya mendukung misi Pemkab Lamongan untuk mewujudkan SDM unggul, berdaya saing dan berakhlak serta responsif terhadap perkembangan zaman. “Pada tahun 2022 akan disalurkan bantuan insentif senilai kurang lebih Rp 6,9 miliar. Bantuan tersebut rencananya akan diberikan kepada 12.278 guru ngaji, 2.015 takmir masjid, 4.900 imam musholla, 2.370 modin, 390 penyelenggara ponpes, 1 rohaniawan hindu, dan 16 rohaniawan kristen se-Kabupaten Lamongan,” kata Bupati Yuhronur, Rabu (13/04/2022) tadi.
Bersamaan dengan digelarnya Safari Ramadan, dirinya diharapkan, hal ini mampu menjadi wadah silaturahmi sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bupati Yuhronur juga menyalurkan 567 bantuan insentif dengan rincian 309 guru ngaji, 67 takmir masjid, 96 imam musholla, 87 modin, dan 8 penyelenggara ponpes.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Kegiatan ini selain sebagai bentuk silaturahmi juga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga membawa perpustakaan keliling, pameran produk UMKM, pelayanan kependudukan, pelayanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi gizi serta vaksinasi, pelayanan konsultasi perijinan, konsultasi BPJS, dan masih banyak pelayanan lainnya,” terangnya.
Dalam Safari Ramadan yang digelar untuk kali kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Sukodadi, ini juga menyediakan pasar murah yang diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat selama Ramadan agar tetap tercukupi. Tidak lupa, pada kesempatan tersebut Bupati Yuhronur, juga mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan juga terus bergotong-royong untuk menjadikan Lamongan lebih baik ke depannya.
“Insyaallah, sedikit demi sedikit akan kami tuntaskan apa yang sudah menjadi harapan saya dan Pak Yai Rouf. Seperti program Jamula (Jalan Mantap dan Alus Lamongan), saya mohon bersabar. Insyaallah, ini sedang proses lelang. Semoga sepanjang kepemimpinan saya dan Pak Yai Rouf ini bisa tuntas dan mampu memberikan kesejahteraan pada masyarakat Lamongan,” tambahnya.(zen/sit)
















