Kota Malang
Diajak Bisnis Tanah, Mobil dan Uang Rp 10 Juta Raib
Memontum Kota Malang—-Selalu berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal apalagi yang tidak jelas asal-usul alamatnya. Jangan mudah percaya, walaupun orang tersebut terlihat akrab dan baik. Sebab masih ada pelaku penipuan yang memanfaatkan modus ini dengan berpura-pura baik, namun ingin mengisai barang berharga milik korbannya.
Kali ini yang menjadi korban adalah Ridwan (53) warga Tunjung Tirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ridwan ditipu saat berada di Hotel Haris Jl A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, oleh seorang laki-laki yang mengaku bernama Aria, pada 14 Desember 2018 pukul 20.00. Bahkan akibat dari kejadian ini, korban kehilangan uang Rp 10 juta dan mobil Agya seharga Rp 130 juta. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Malang Kota dan hingga kemarin masih dalam penyelidikan.
Informasi Memontum, bahwa korban sebelumnya kenal dengan pelaku yang mengaku bernama Aria, pengusaha asal Kalimantan. Pelaku kemudian mengajak korban untuk membicarakan bisnis penjualan tanah. Bahkan pelaku mendatangi rumah korban untuk membicarakan masalah penjualan tanah.
Namun tak lama kemudian, pelaku meminta diantar ke Hotel Haris. Dengan alasan agar pembicaraan masalah penjualan tanah lebih santai. Pelaku juga meminjam uang Rp 10 juta kepada korban. Karena pelaku terlihat sopan dan baik, korban kemudian meminjaminya uang Rp 10 juta saat berada di Hotel Haris.
Usai mendapatkan uang Rp.10 juta tersebut, pelaku berpamitan untuk menemui relasinya yang sudah menunggu. Lagi-lagi korban percaya, hingga bersedia menunggu di hotel. Namun setelah ditunggu-tunggu, pelaku tak kunjung datang, ponselnya juga tidak aktif. Korban berencana untuk pulang, namun saat itu kontak mobilnya tidak ada di.meja.
Setelah engetahui kontak mobilnya juga hilang, korban kemudian melakukan pengecekan hingga mengetahui kalau mobilnya telah hilang. Karea telah menjadi korban pencurian, kejadian ini dilaporkan ke Polres Malang Kota pada, 15 Desember 2018, siang. ” Masih dalam penyelidikan,” ujar salah seorang petugas. (gie/yan)










