Sidoarjo

Diikuti Peserta Malaysia dan Thailand, 12.000 Onthelis Tumplek Blek di Sidoarjo Pecahkan Rekor LEPRID

Diterbitkan

-

Diikuti Peserta Malaysia dan Thailand, 12.000 Onthelis Tumplek Blek di Sidoarjo Pecahkan Rekor LEPRID

“Kegiatan kali ini memecahkan rekor dunia. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini dapat menjadi ajang promosi kerajinan UMKM masyarakat Sidoarjo,” katanya.

Sebelum memberangkatkan peserta, Abah Ipul meminta peserra agar mengikutinya dengan semangat. Kegiatan seperti ini juga diharapkan menjadi media silatuhrahmi.

“Kami juga berpesan untuk menjaga keselamatan di jalan,” pintanya.

Ketua Umum dan Pendiri LEPRID, Paulus Pangka menilai ada dua rekor pada kegiatan Sidoarjo Ngonthel Bumi Jenggolo ini. Selain rekor untuk peserta ngonthel terbanyak juga untuk rekor ngonthel menggunakan busana lurik terbanyak. Pihaknya mencatat ada 12.000 peserta dalam kegiatan ini.

Advertisement

“Hari ini bukan hanya satu rekor, tapi berhasil menciptakan satu rekor baru dunia yaitu rekor ngonthel menggunakan busana lurik terbanyak,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Paulus dalam kesempatan ini, pihaknya memberikan piagam penghargaan rekor dunia kepada Pemkab Sidoarjo sebagai penyelenggara kegiatan yang diterima Bupati Sidoarjo. Piagam penghargaan itu juga diberikan kepada Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin sebagai Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo serta kepada pemarkarsa kegiatan, Bambang Waluyojati serta kepada DPP Kosti.

Sementara itu, kedatangan para onthelis ke kota Delta mulai Sabtu (9/02/2019) mala. Gala Dinner digelar Pemkab Sidoarjo di GOR Sidoarjo untuk menyambut kedatangan merekaa. Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin hadir dalam ramah tamah itu.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga digelar pameran barang antik. Berbagai macam barang kuno dijual ditempat itu. Mulai dari onderdil sepeda tua juga terdapat berbagai macam keris. (Wan/yan)

Advertisement

 

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas