Kota Malang
Disdikbud Kota Malang Sambut Positif Wacana Pendirian Sekolah Garuda

Memontum Kota Malang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menyambut positif rencana pendirian SMP Garuda. Wacana pendirian Sekolah Garuda sendiri, diluncurkan oleh Pemerintah Pusat untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia 2045, yang dibiayai APBN.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa sekolah tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi sekolah khusus bagi siswa berprestasi di bidang olah raga. Dengan konsep pendidikan yang menyeimbangkan capaian akademik dan prestasi non akademik.
“Kalau memang diizinkan pimpinan dan disetujui semua pihak, saya ingin SMP Garuda ini khusus untuk anak-anak berprestasi olah raga. Saya juga punya cita-cita dari dahulu memang, untuk SMP Garuda khusus untuk Kota Malang,” jelas Suwarjana, Senin (09/02/2026) tadi.
Menurutnya, banyak atlet muda di Kota Malang yang memiliki potensi besar, namun belum tertata secara optimal. Selain minimnya wadah pembinaan berkelanjutan, para atlet pelajar juga kerap tertinggal secara akademik akibat padatnya jadwal latihan.
“Anak-anak olahraga ini sebenarnya punya kecerdasan, hanya waktunya untuk belajar kurang karena latihan. Itu yang ingin kita tata,” ucapnya.
Baca juga :
Suwarjana mencontohkan, atlet renang maupun sepak bola yang harus memulai latihan sejak pagi hari, sehingga kerap kelelahan saat mengikuti pelajaran di sekolah reguler. Melalui SMP Garuda, jadwal latihan dan pembelajaran akan disusun secara seimbang.
“Nanti jelas kapan waktunya belajar, kapan waktunya latihan. Jadi akademik dan prestasi olahraga bisa berjalan seimbang,” katanya.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa SMP Garuda dirancang dengan konsep boarding school, sehingga pembinaan siswa dapat dilakukan secara menyeluruh. Selain fisik, siswa juga akan dibekali kemampuan akademik dan cara berpikir strategis.
“Pemain sepak bola jangan hanya mengandalkan otot. Secara akademik juga harus bagus, supaya bisa mengambil keputusan dengan cerdas di lapangan,” tambahnya.
Meski begitu, Suwarjana menegaskan bahwa rencana SMP Garuda masih dalam tahap awal. Hingga kini, Disdikbud belum diminta secara resmi untuk memberikan saran staf atau menyusun nota dinas kepada pimpinan daerah.
“Untuk saat ini belum diminta masukan secara formal. Kalau nanti diminta, kami siap memberikan saran staf dan menyusun proposal. Sehingga, kalau di tahun 2026 ini masih belum,” imbuhnya. (rsy/sit)











