Sidoarjo

Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah Warga 9 Desa di Kecamatan Tulangan Porak Poranda

Diterbitkan

-

RUSAK - Puluhan rumah milik warga Desa Kajeksan dan Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo rusak berat diterjang amukan angin puting beliung, Senin (19/11/2018) sore

Kepala Desa (Kades) Kajeksan, Lilik Sufiyati mengaku kebetulan warganya yang menjadi korban terbanyak pasca amukan angin puting beliung. Pihaknya berjanji bakal megupayakan bantuan untuk warganya ke Pemkab Sidoarjo.

“Kami masih menginventarisir kerusakan. Sumbangan nanti bergantung bentuk kerusakannya. Apakah dalam kategori rusak berat, sedang atau ringan,” katanya.

Camat Tulangan, Abdul Wahib menilai puting beliung baru terjadi di wilayahnya. Pihaknya berharap, Pemkab Sidoarjo cepat dan tanggap membantu para korban puting beliung usai pendataan.

“Kami berharap Pemkab cepat dan tanggap dalam memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak terkena amukan puting beliung,” pintahnya.

Advertisement

Sementara Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwidjo Prawito menegaskan BPBD dan relawan sudah bergerak di lapangan. Tim gabungan masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah rumah yang rusak berat, sedang dan ringan.

“Wilayah Sidoarjo memiliki potensi bencana puting beliung maupun banjir. Sebagai langkah antisipasi, BPBD menyiapkan petugas lapangan. Kami juga meminta warga bersiaga atas kedua potensi bencana itu,” jelasnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah yang datang ke lokasi bencana malam hari menyampaikan keprihatinannya akan musibah yang dialami warganya. Pihaknya memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo untuk mendata secara konkrit kerusakan akibat bencana itu. Pihaknya juga meminta untuk mendirikan posko bencana agar dapat digunakan untuk menyampaikan keluhan. Ia berharap penanganan bencana dapat segera terselesaikan hingga warga dapat beraktifitas seperti sediakala.

“Mudah-mudahan setelah ini tidak ada bencana lagi dan.tidak ada musibah lagi,” tandasnya.

Advertisement

Seusai berdialog, Bupati berkeliling melihat kerusakan rumah warga. Salah satunya rumah milik Simpen. Korban bercerita saat itu sedang berada di dapur saat angin puting beliung menerjang rumahnya. Saat kejadian ia berdua bersama cucunya yang paling besar. Dua cucu lainnya pergi untuk mengaji. Sementara suami dan anaknya sedang bekerja. Perempuan ini tidak menyangka musibah angin disertai hujan tiba-tiba menerbangkan atap rumahnya yang sebagaian memakai asbes. Mendengan suara gemuruh bersama cucunya segera keluar rumah menyelamatkan diri. (Gus/Wan/yan)

Laman: 1 2 3

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas