Connect with us

Politik

DPRD Situbondo Pastikan 306 Calon Jamaah Haji Berangkat

Diterbitkan

||

DPRD Situbondo Pastikan 306 Calon Jamaah Haji Berangkat
HEARING: Komisi IV DPRD Situbondo saat hearing dengan Kemenag untuk memastikan jumlah calon jamaah haji (CJH). (memontum.com/her)

Memontum Situbondo – Komisi IV DPRD Situbondo memastikan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Situbondo, yang tertunda keberangkatannya pada 2020, akan didahulukan keberangkatannya tahun ini. Hal itu, disampaikan Ketua Komisi IV DPRD, H Sahlawi, seusai melakukan hearing di Kementerian Agama Kabupaten Situbondo pada Selasa (24/05/2022) tadi.

“Betul, yang akan berangkat tahun ini, itu jamaah yang sempat tertunda keberangkatannya pada tahun 2020,” kata H Sahlawi, Selasa (24/05/2022) tadi.

Menurutnya, CJH Situbondo tahun 2022, yang semestinya berangkat ke Mekkah sebanyak 600 orang lebih. Namun, saat ini yang diberangkatkan hanya berkisar 306 orang.

“Belum ditambah cadangan. Sedangkan untuk cadangan sendiri, sebanyak 55 orang. Apakah cadangan tersebut koutanya akan diberikan semua, ini masih belum ada penjelasan dari Kemenag,” tambah Sahlawi.

Baca juga:

Dirinya juga menambahkan, bahwa sesuai penjelasan dari Kemenag Situbondo, untuk CJH yang berhak berangkat, akan diatur berdasarkan urutan nomor porsi jamaah haji yang sudah melunasi biaya administrasi perjalanan haji tahun 2020. Karena nomor porsi, merupakan bukti legal keikutsertaan jemaah yang sudah mendaftar untuk ikut keberangkatan haji. “Sesuai aturannya, itu berdasarkan urutan nomor porsi bagi jemaah yang telah melunasi BPIH tahun 2020,” lanjutnya.

Meski demikian, H Sahlawi mengaku belum mendapatkan kepastian terkait waktu keberangkatan CJH. “Tapi sudah dipastikan tahun ini,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah hanya mengizinkan calon jemaah berusia di bawah 65 tahun. Sedangkan yang umurnya lebih dari 65 tahun untuk tahun 2022, tidak dapat diberangkatkan. Dirinya juga mengatakan, bahwa kuota CJH Indonesia, termasuk Kabupaten Situbondo dari Arab Saudi, untuk tahun 2022 ini dibatasi. Yakni, hanya 50 persen dari jumlah jamaah haji tahun sebelumnya atau sebelum adanya Covid-19.

Menurutnya, untuk barang bawaan untuk bekal pemberangkatan CJH yang semestinya 30 kg, sekarang dikurangi separuh menjadi 15 kg. Dirinya juga mengimbau, agar jamaah haji yang berangkat tahun ini, dapat menghindari semua kegiatan yang menimbulkan adanya kerumunan massa.

“Hal ini penting untuk menghindari agar jamaah haji Situbondo bebas dari penularan virus Covid-19. Sehingga, pada saat mau berangkat ke Mekkah semuanya berjalan lancar. Tidak ada CJH Situbondo yang gagal untuk berangkat menunaikan ibadah haji gara-gara virus tersebut,” harapnya. (her/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.