Connect with us

SEKITAR KITA

Dua Desa di Tulungagung Dihajar Puting Beliung, 13 Rumah Dilaporkan Rusak

Diterbitkan

||

Dua Desa di Tulungagung Dihajar Puting Beliung, 13 Rumah Dilaporkan Rusak

Memontum Tulungagung – Angin puting beliung kembali menerjang kawasan pemukiman di masyarakat Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Adalah dua desa yaitu Kasreman dan Bangunmulyo, yang menjadi sasaran angin tersebut.

Menurut kesaksian salah satu warga, angin tiba-tiba datang meluluh lantakkan rumah. Memontum.com yang mencoba langsung mendatangi lokasi kejadian pasca kejadian, melihat salah satu rumah roboh. Dimungkinkan, selain kuatnya angin juga karena kayu penyangga dan genting tidak kuat menahan angin puting beliung. Sehingga, membuat bangunan menjadi roboh.

“Kejadiannya kemarin setelah Ashar. Aingin tiba-tiba dari arah Timur seperti menggulung gulung dan menabrak rumah. Bahkan, sangking kuatnya suara angin, membuat rumah yang roboh tidak terdengar (roboh),” ujar saksi mata, Sugiman saat di temui dilokasi pada Jumat (10/06/2022) tadi.

Pria berusia 50 tahun ini mengungkapkan, pemilik rumah yakni Saniijo, kebetulan sedang tidak berada di rumah. Sehingga tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Dirinya mengaku, sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda yang mencolok.

Karena awalnya hanya mendung biasa dan tidak pekat. Sehingga, tidak menyangka jika bakal terjadi seperti ini. “Saya di teras rumah, teman saya di latar langsung berteriak. Angin seperti menabrak rumah ini langsung roboh tidak sampai ada suara,” bebernya.

Baca juga :

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Robinson Nadeak, secara terpisah menjelaskan untuk kerusakan rumah bervariasi. Mulai dari rusak ringan, sedang hingga rusak parah.

Ada rumah warga yang genteng melayang sampai berjatuhan membuat salah satu rumah dari bambu roboh rata dengan tanah. “Rumah-rumah yang terdampak puting beliung rata-rata berada di dekat sawah. Jadi ketika angin berhembus tidak ada bangunan lain, selain rumah warga itu,” jelasnya.

BPBD Tulungagung mengaku dalam insiden angin puting beliung tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materiil. Selanjutnya pihaknya juga melakukan pendataan serta pembersihan rumah yang terdampak puting beliung.

Dirinya menuturkan, dua desa yang dihantam puting beliung adalah Desa Kasreman dan Desa Bangunmulyo. Totalnya rumah yang rusak akibat puting beliung mencapai 13 rumah. “Kejadian angin puting beliung itu kemarin sekitar 16.00. Memang sebelumnya hujan turun sebentar. Tapi tak berselang lama, angin berhembus kencang sekitar 15 menit,” paparnya, Jumat (10/06/2022).

Terpantau pukul 09.00 pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas, warga sekitar bahu membahu membersihkan puing-puing genting dan bangunan yang roboh. Serta Kepala Desa Kaserman yang juga ikut terjung langsung membantu korban. (jaz/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.