Connect with us

Jombang

Dua Perumda di Jombang Segera Peroleh Dana Penyertaan Modal

Diterbitkan

||

Dua Perumda di Jombang Segera Peroleh Dana Penyertaan Modal

Memontum JombangDPRD Kabupaten Jombang dan Pemerintah Kabupaten Jombang, sepakat menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) dalam hal pengucuran dana penyerataan modal terhadap dua Perumda sebesar Rp 7,9 miliar pada tahun anggaran 2022 dan total Rp 16,54 miliar pada tahun anggaran 2023.

Persetujuan Perda tersebut, dibuktikan dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Jombang dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Forpimda, Wakil Bupati, Sekdakab, Asisten dan Kepala OPD terkait di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Jombang. Selasa (24/05/2022) tadi.

Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi, menyampaikan bahwa persetujuan tersebut berdasarkan pendapat akhir bupati yang disampaikan pada siding paripurna sebelumnya. Selain itu, sejauh ini sudah memenuhi procedural yang mana Timsus DPRD telah melakukan kajian terkait kondisi dua Perumda dimaksud.

“Kami menyetujui karena sudah melalui proses dan prosedur yang benar. Perda tersebut berisikan perlunya suntikan dana segar diperuntukkan bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Umum Daerah (PD) Panglungan sebesar Rp 4,5 miliar serta PD Segar sebesar Rp 3,4 miliar,” ujarnya.

Baca juga:

Hasil kajian Timsus DPRD pada dua Perumda tersebut, bahwa kondisi PD Perkebunan Panglungan belakangan ini penghasilan utamanya hanya didapat dari hasil tanaman perkebunan, namun hasilnya kurang memadai. Hal itu, dikarenakan umur tanaman yang sudah tua sehingga produktifitas berkurang. Selain itu,  sebab hanya bergantung pada kondisi iklim dan pasar.

Sedangkan Perumda Seger yang semula hanya fokus pada usaha apotek dan percetakan, hasilnya juga belum maksimal. Perlu terobosan atau inovasi baru untuk meningkatkan produtifitas wara labanya.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, juga menyampaikan adanya suntikan anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten, diharapkan PD Panglungan bisa membuat inovasi baru dalam pengembangan dan pengelolaan potensi perkebunan yang berada di Kecamatan Wonosalam. Sedangkan bagi Perumda Seger, diperolehnya suntikan dana segar tersebut diharapkan bisa meningkatkan kinerja dan peningkatan multi usaha yang dikelolanya.

“Adanya suntikan dana ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dua BUMD menuju ke arah lebih baik. Pengawasan dan pembinan dewan pengawas perlu ditingkat lebih intensif agar terwujud peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah dan masyarakat secara umum,” tutur Bupati.

Penyerataan modal yang disetujui DPRD Kabupaten Jombang, untuk dua Perumda tersebut masing-masing Rp 7,9 miliar untuk PD Perkebunan Panglungan dan sebesar Rp 8,614 miliar untuk Perumda Aneka Usaha Seger. Dana tersebut akan dikucurkan secara bertahap pada tahun anggaran 2022 dan tahun 2023.

Penambahan modal dari Pemerintah Kabupaten itu rencananya digunakan untuk membangun sarana dan prasarana Perumda Perkebunan Panglungan yang memadai, sehingga segera bisa menjadi sumber penghasilan perkebunan dan meningkatkan PAD. (azl/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.