Blitar
Dua Warga Ponggok Blitar Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kandang Ayam

Memontum Blitar – Ketenangan warga Desa Bacem, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, dibuat histeris, Senin (26/09/2022) siang. Reaksi itu muncul, setelah dua orang yang teridentifikasi bernama Ryan Fachrub Johan Hermawan (23) dan Mariat Irfan Efendi (15), ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kandang ayam.
Kapolsek Ponggok, AKP Sony Suhartanto, mengatakan bahwa kejadian itu kali pertama diketahui oleh ibu salah satu dari korban, yakni orang tua Ryan. Saat mendatangi kandang, saksi mendapati keduanya sudah tergeletak di tanah atau berdekatan dengan kandang.
“Ibu korban melihat anak dan seorang yang membantunya, sudah tergeletak di tanah tepat di bawah kandang ayam,” kata Kapolsek.
Baca juga:
- Polemik Perizinan Aston, DPRD Kota Malang Sebut Keputusan Final Dijadwalkan Pekan Depan
- Bupati Banyuwangi Pantau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
- Temukan Batu Batolit yang Diduga Watu Dakon, Disparbud Kabupaten Malang Sebut Perlu Kajian
- Pelantikan 8 JPTP Kota Malang Tunggu Keputusan Wali Kota, BKPSDM Sebut Nama Sudah Masuk Boks Talenta
- Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif
Mengetahui kejadian itu, tambahnya, saksi pun lantas berteriak minta tolong kepada warga. Selanjutnya, dilaporkan ke perangkat desa untuk berikutnya diteruskan kepada petugas.
“Dari pemeriksaan keduanya, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Keduanya meninggal, murni karena tersengat aliran listrik, sebagaimana hasil pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi,” ujarnya.
Masih menurut Sony, diperkirakan kedua korban meninggal sekitar pukul 12.00. Karena, ketika dilakukan pemeriksaan awal korban, sudah dalam keadaan kaku.
“Peristiwa itu bermula, saat keduanya hendak membenarkan lampu kandang yang padam, karena salah satu penyangga kandang ambruk. Namun, diduga kuat tanpa disadari ada kabel dalam kondisi terkelupas yang tersentuh korban. Sehingga, keduanya kemudian tersengat listrik dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” terangnya. (jar/sit)
















