Pemerintahan
Dukung Upaya Kementan RI, Bupati Arifin Harap Petani Trenggalek Miliki Taxi Alsintan Mandiri

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengdukung upaya Kementrian Pertanian (Kementan) RI dengan mendorong petani agar memiliki Alat Mesin Pertanian (Alsintan) secara mandiri. Dukungan itu, disampaikan suami Novita Hardiny, ini saat menghadiri penyerahan Alsintan (Taxi Alsintan) di Saung Tani Agro Park Kabupaten Trenggalek.
“Program ini dari kementrian, di mana konsepnya para Gapoktan memiliki Alsintan secara mandiri dan difasilitasi oleh KUR,” jelas Bupati Arifin, saat dikonfirmasi, Rabu (15/06/2022) siang.
Disebut taxi Alsintan, terang Bupati, karena ini diharapkan tidak hanya berorientasi kepada lahan saja. Namun dalam pengelolaannya, para petani di Trenggalek juga punya alat yang bisa disewakan.
“Konsepnya seperti taxi yang bisa disewakan. Artinya, bisa diorder atau disewakan untuk petani-petani lain yang membutuhkan,” imbuhnya.
Baca juga:
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Taxi Alsintan sendiri, tambahnya, diinisiasi oleh Kementrian Pertanian dengan tujuan untuk menghadirkan teknologi pertanian di tengah-tengah petani. Selain itu, ini merupakan salah satu langkah aksekerasi pemulihan ekonomi di sektor pertanian.
“Kita juga berterima kasih karena salah satu vendornya ini, juga produsen asal dalam negeri. Terus mereka juga siap untuk memberikan Technical Assistance sehingga dapat ketemu alsintan yang bagus. Kemudian juga ketemu dengan perbankan yang memfasilitasi lewat KUR. Terus kemudian Dinas pertanian yang membina, harapannya petani bisa memproduksi pertaniannya lebih produktif,” terang Bupati Arifin.
Masih menurut Mas Ipin-sapaan akrab Bupati, bahwa Taxi Alsintan sendiri merupakan program penyediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) secara mandiri oleh pelaku usaha di sektor pertanian melalui fasilitasi bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Sektor pertanian saat ini telah memasuki era teknologi. Artinya, kita sudah harus meninggalkan cara-cara lama dalam bertani. Penggunaan alsintan harus dikedepankan karena dengan Alsintan produktivitas bisa ditingkatkan,” paparnya.
Dirinya juga berharap, nantinya para petani secara pribadi atau bersama-sama bisa lebih mudah memiliki alsintan tanpa harus mengandalkan bantuan dari pemerintah. (mil/sit)















